Loading...
Kamis Pahing, 19 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Liga Indonesia
Home
›Liga Indonesia

Coach Mamak Soroti Kuota Pemain Asing dan Kompetisi Usia Muda

Editor-Liga Indonesia
25 November 2025
BERBAGI PENGALAMAN: Muhammad Zein "Mamak Al-Haddad (tengah)  diwawancarai di ruang redaksi Jawa Pos.
Klik untuk perbesar
ALFIAN RIZAL/JAWA POS

BERBAGI PENGALAMAN: Muhammad Zein "Mamak Al-Haddad (tengah) diwawancarai di ruang redaksi Jawa Pos.

SURABAYA – Kuota pemain asing di kompetisi musim 2025-2026 membuat khawatir legenda sepak bola Indonesia, Muhammad Zein Al-Haddad alias Mamak. Baginya, kuota 11 pemain asing di Super League dan 3 pemain impor di Championship itu berlebihan.

“Dulu, zaman saya masih bermain, pemain asing itu cuma ada dua saja. Tapi dua-duanya berkualitas. Dan kami para pemain lokal bisa mencontoh mereka,” kata mantan pemain Niac Mitra tersebut. Namun, hal serupa sudah tidak terjadi saat ini.

Menurut Mamak, saat ini seolah yang menjadi fokus adalah kuantitas pemain asing tanpa memedulikan kualitasnya. “Lalu siapa yang diuntungkan dari aturan tersebut? Ya para agen-agen (pemain) itu. Mereka riyoyoan,” terang mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta itu.

Jumlah pemain asing yang terlalu banyak dianggap Mamak merugikan pemain lokal. Sebab, mereka jadi jarang mendapat kesempatan bermain. “Akhirnya sekarang striker nggak ada yang muncul. Zaman saya dulu ada banyak striker. Makanya, kalau misal saya (menjadi) Ketua Umum PSSI, saya akan batasi pemain asing. Mungkin hanya tiga atau empat saja,” terang pria asli Surabaya tersebut.

Dia juga menyoroti pembinaan usia muda yang belum maksimal. “Timnas (kelompok umur) akan bagus kalau kompetisinya bagus. Kalau kompetisinya bagus, pasti akan lahir pemain dan pelatih hebat. Tapi bagaimana mau dapat pemain berkualitas kalau kompetisinya tidak bagus?” terang Mamak.

Baca Juga

Persela Lamongan Lawan Deltras FC, Sudah Dipimpin Pelatih Baru

Simak wawancara selengkapnya dengan Muhammad Zein Al-Haddad di YouTube: Jawa Pos News. (gus/ali)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Liga Indonesia
2

Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Liga Indonesia

Berita Terbaru

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Liga Indonesia•1 Desember 2025
Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Liga Indonesia•29 November 2025
Home
›Liga Indonesia
›Coach Mamak Soroti Kuota Pemain Asing dan Kompetisi Usia Muda
BERBAGI PENGALAMAN: Muhammad Zein "Mamak Al-Haddad (tengah)  diwawancarai di ruang redaksi Jawa Pos.
Liga Indonesia

Coach Mamak Soroti Kuota Pemain Asing dan Kompetisi Usia Muda

Editor-25 November 2025
Klik untuk perbesar

BERBAGI PENGALAMAN: Muhammad Zein "Mamak Al-Haddad (tengah) diwawancarai di ruang redaksi Jawa Pos.

ALFIAN RIZAL/JAWA POS

Bagikan artikel ini

SURABAYA – Kuota pemain asing di kompetisi musim 2025-2026 membuat khawatir legenda sepak bola Indonesia, Muhammad Zein Al-Haddad alias Mamak. Baginya, kuota 11 pemain asing di Super League dan 3 pemain impor di Championship itu berlebihan.

“Dulu, zaman saya masih bermain, pemain asing itu cuma ada dua saja. Tapi dua-duanya berkualitas. Dan kami para pemain lokal bisa mencontoh mereka,” kata mantan pemain Niac Mitra tersebut. Namun, hal serupa sudah tidak terjadi saat ini.

Menurut Mamak, saat ini seolah yang menjadi fokus adalah kuantitas pemain asing tanpa memedulikan kualitasnya. “Lalu siapa yang diuntungkan dari aturan tersebut? Ya para agen-agen (pemain) itu. Mereka riyoyoan,” terang mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta itu.

Jumlah pemain asing yang terlalu banyak dianggap Mamak merugikan pemain lokal. Sebab, mereka jadi jarang mendapat kesempatan bermain. “Akhirnya sekarang striker nggak ada yang muncul. Zaman saya dulu ada banyak striker. Makanya, kalau misal saya (menjadi) Ketua Umum PSSI, saya akan batasi pemain asing. Mungkin hanya tiga atau empat saja,” terang pria asli Surabaya tersebut.

Dia juga menyoroti pembinaan usia muda yang belum maksimal. “Timnas (kelompok umur) akan bagus kalau kompetisinya bagus. Kalau kompetisinya bagus, pasti akan lahir pemain dan pelatih hebat. Tapi bagaimana mau dapat pemain berkualitas kalau kompetisinya tidak bagus?” terang Mamak.

Baca Juga

Persela Lamongan Lawan Deltras FC, Sudah Dipimpin Pelatih Baru

Simak wawancara selengkapnya dengan Muhammad Zein Al-Haddad di YouTube: Jawa Pos News. (gus/ali)

Most Read

1

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Liga Indonesia
2

Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Liga Indonesia

Berita Terbaru

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Saatnya Menerapkan Hasil Tiga Bulan Latihan

Liga Indonesia•1 Desember 2025
Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Juara Liga Nusantara, Pemain Mini Soccer Jatim Siap Perkuat Timnas di Piala Asia

Liga Indonesia•29 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001