SIDOARJO – Deltras kembali gagal meraih kemenangan di kandang. Berlaga di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu malam (22/11), The Lobster ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman. Dua laga kandang sebelumnya, Deltras bermain seri 1-1 melawan Persiba Balikpapan (7/11) dan kalah 1-2 dari Persela Lamongan (11/11).
Deltras unggul lebih dulu lewat Hamzah Titofani pada menit ke-26. Namun pada menit ke-62, pemain pinjaman dari Arema FC itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras kepada Salman Alfarid. Pada menit ke-83, giliran Salman yang diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Kemenangan Deltras yang sudah di depan mata buyar saat pada pengujung laga Irvan Movu mampu mengoyak gawang The Lobster.
Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, menyatakan bahwa pertandingan melawan PSS berlangsung seru. “Kedua tim saling menyerang,” ucapnya.
Namun Widodo menyayangkan aksi kasar Hamzah Titofani yang berakhir kartu merah. “Saya menyayangkan hal tidak pantas yang dilakukan Hamzah Titofani meski ada penyebabnya. Berkali-kali saya tekankan hal seperti itu jangan dilakukan. Ke depan saya berharap pemain menjaga itu,” lanjut mantan striker Timnas Indonesia tersebut.
Dengan hasil seri itu, Deltras terlempar ke peringkat keenam klasemen Grup 2 dengan poin 18, hasil dari 5 kali menang, 3 kali seri, dan 4 kali kalah.
Setelah menjamu PSS, The Lobster baru akan bermain pada 28 Desember mendatang melawat ke markas Persiku Kudus. Dalam jeda waktu yang panjang tersebut, Widodo menyatakan akan melakukan banyak perbaikan. “Saya akan segera bertemu dengan manajemen untuk membicarakan apa saja yang perlu dilakukan untuk perbaikan tim ini,” beber Widodo. (rid/ali)



