JAKARTA – Gubernur DKI Pramono Anung menegaskan, peran ayah sebagai teladan utama dalam keluarga harus diperkuat demi melahirkan generasi yang berintegritas dan berkualitas. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan ''Sosialisasi Anti-Korupsi dan Peringatan Hari Ayah Nasional 2025'' di Jakarta Pusat, Selasa (2/12).
''Dalam sebuah keluarga, ayah adalah role model. Ketika ayahnya baik, role modelnya baik. Ketika ayahnya tidak baik, peran itu berubah menjadi tidak baik. Itu sudah terjadi,” ujar Pramono.
Dia menilai tema peringatan tahun ini, Ayah Berintegritas, Generasi Berkualitas, sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Yakni, kekerasan anak yang masih tinggi.
Berdasar data yang diterimanya dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, ada sebanyuak 1.906 aduan yang masuk hingga akhir November 2025. Dari jumlah itu, 56 persen merupakan kekerasan terhadap anak yang terjadi di rumah, dan sebagian pelakunya adalah ayah kandung maupun ayah tiri.
''Tentunya, ini menjadi perhatian kita semua untuk bagaimana negara atau pemerintah hadir untuk hal-hal seperti ini,'' jelasnya. Oleh karena itu, dia menyatakan, Pemprov DKI mendukung penuh langkah BKKBN untuk memperkuat peran ayah dalam keluarga.
Selain itu, Pram juga menyebutkan, langkah itu juga menjadi bagian dari keseriusan Pemprov DKI dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan. Terlebih, ada target, pada 2030 Jakarta bisa masuk 50 besar kota global dunia.
Baca Juga
Gubernur Pramono Lantik Uus Kuswanto Jadi Sekda, Gantikan Marullah Matali yang Pensiun November 2025
Untuk kehadiran pemerintah, langkah lain yang dilakukan Jakarta adalah meningkatkan kualitas hidup warga dengan terus memperluas ruang publik. Sejumlah fasilitas umum diperpanjangan jam layanannya. Mulai dari beberapa taman yang beroperasi 24 jam, hingga perpustakaan dan museum diperpanjang operasinya hingga pukul 22.00.
''Kami ingin warga punya ruang menyalurkan energi dengan baik,” jelasnya.(rya/)



