Pejabat di negeri ini memang suka bikin gaduh. Terutama mereka yang jarang turun ke lapangan, dan hanya mendengar laporan dari bawahan. Termasuk pejabat di lingkup BNPB yang menyebut bencana di Sumatera hanya mencekam di media sosial. Padahal, infrastruktur di sana lumpuh total. Ribuan rumah warga hancur. Dan ratusan orang meninggal dunia. Setelah melihat fakta yang sesungguhnya, sang pejabat kemudian meralat ucapannya. Tapi telat. Ucapannya yang menyebut banjir Sumatera tak terlalu mencekam justru malah banjir kecaman. Dan seperti kebiasaan pejabat kita setelah melontarkan blunder pernyataan, dia langsung minta maaf. Ya, kebiasaan yang selalu mereka lakukan. Komentar duluan, minta maaf belakangan….
Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera
Editor-CAKJEPE
2 Desember 2025
TIM DESAIN JAWA POS
Bagikan artikel ini
TIM DESAIN JAWA POS
Bagikan artikel ini
Pejabat di negeri ini memang suka bikin gaduh. Terutama mereka yang jarang turun ke lapangan, dan hanya mendengar laporan dari bawahan. Termasuk pejabat di lingkup BNPB yang menyebut bencana di Sumatera hanya mencekam di media sosial. Padahal, infrastruktur di sana lumpuh total. Ribuan rumah warga hancur. Dan ratusan orang meninggal dunia. Setelah melihat fakta yang sesungguhnya, sang pejabat kemudian meralat ucapannya. Tapi telat. Ucapannya yang menyebut banjir Sumatera tak terlalu mencekam justru malah banjir kecaman. Dan seperti kebiasaan pejabat kita setelah melontarkan blunder pernyataan, dia langsung minta maaf. Ya, kebiasaan yang selalu mereka lakukan. Komentar duluan, minta maaf belakangan….



