Loading...
Rabu Legi, 18 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Ekonomi Bisnis
Home
›Ekonomi Bisnis

Danantara: Fokus Ekonomi RI Berubah dari SDA ke SDM

Editor-Ekonomi Bisnis
21 November 2025
Danantara: Fokus Ekonomi RI Berubah dari SDA ke SDM
Klik untuk perbesar
Aditya Rahman/Jawa Pos

Diprediksi Jumlah Investasi Meningkat Tajam di 2026

JAKARTA – Prospek investasi Indonesia disebut bakal melesat pada 2026. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menilai arah pembangunan nasional bergerak ke perubahan mendasar, dari ketergantungan pada sumber daya alam menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas ekonomi.

“Negara ini sedang berubah secara fundamental. Fokus kita bukan lagi hanya SDA, tetapi penguatan SDM. Dan tugas kami adalah berinvestasi di sektor-sektor yang mendukung transformasi itu,” ujar Chief Investment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir di Jakarta Kamis (20/11).

Menurut Pandu, ada tiga indikator utama yang menjadi landasan, yakni kontribusi ekonomi nasional, keberlanjutan imbal hasil, dan potensi keuntungan jangka panjang. Mengacu pada kriteria tersebut, Danantara menetapkan delapan sektor prioritas. Mereka mineral, energi baru terbarukan, infrastruktur digital, kesehatan, jasa keuangan, infrastruktur dan utilitas, kawasan industri dan properti, serta pangan dan pertanian. Sektor-sektor ini dipandang sebagai fondasi lahirnya perusahaan nasional berdaya saing regional.

Dorong Waste to Energy

Salah satu proyek yang kini dikebut adalah pembangunan fasilitas waste to energy (WtE). Dari total 33 lokasi yang ditetapkan pemerintah, delapan proyek sudah mulai digarap. Pandu menegaskan proyek ini bukan sekadar investasi, tetapi solusi nyata bagi persoalan sampah kota-kota besar.

“Energi yang dihasilkan WtE akan dibeli PLN. Dari total kapasitas 69 gigawatt PLN, kontribusi WtE sebenarnya kecil—hanya 500 megawatt. Tapi dampaknya luar biasa untuk lingkungan dan kesehatan,” papar Pandu.

Baca Juga

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

UEA Bidik Pusat Data

Sementara itu Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei mengatakan bahwa salah satu isu yang mencuri perhatian adalah pengembangan pusat data. Kebutuhan kapasitas digital meningkat pesat seiring ekspansi akal imitasi (AI) yang menjadikan Indonesia pasar strategis bagi UEA.

“Mereka menggunakan dan akan terus menggunakan lebih banyak data. Pusat data akan menjadi tulang punggung pendidikan, kesehatan, dan manufaktur,” kata Suhail. UEA bahkan membuka peluang investasi bersama (joint investment) untuk pengembangan data center.

Minat UEA juga meluas ke infrastruktur lain seperti jalan tol, pengembangan pelabuhan dalam dan luar negeri, hingga kemitraan strategis berbasis pengalaman panjang negara itu dalam manajemen pelabuhan global. (agf/dio)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Ekonomi Bisnis
2

Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Ekonomi Bisnis

Berita Terbaru

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Ekonomi Bisnis•1 Desember 2025
Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Ekonomi Bisnis•26 November 2025
Home
›Ekonomi Bisnis
›Danantara: Fokus Ekonomi RI Berubah dari SDA ke SDM
Danantara: Fokus Ekonomi RI Berubah dari SDA ke SDM
Ekonomi Bisnis

Danantara: Fokus Ekonomi RI Berubah dari SDA ke SDM

Editor-21 November 2025
Klik untuk perbesar

Aditya Rahman/Jawa Pos

Bagikan artikel ini

Diprediksi Jumlah Investasi Meningkat Tajam di 2026

JAKARTA – Prospek investasi Indonesia disebut bakal melesat pada 2026. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menilai arah pembangunan nasional bergerak ke perubahan mendasar, dari ketergantungan pada sumber daya alam menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas ekonomi.

“Negara ini sedang berubah secara fundamental. Fokus kita bukan lagi hanya SDA, tetapi penguatan SDM. Dan tugas kami adalah berinvestasi di sektor-sektor yang mendukung transformasi itu,” ujar Chief Investment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir di Jakarta Kamis (20/11).

Menurut Pandu, ada tiga indikator utama yang menjadi landasan, yakni kontribusi ekonomi nasional, keberlanjutan imbal hasil, dan potensi keuntungan jangka panjang. Mengacu pada kriteria tersebut, Danantara menetapkan delapan sektor prioritas. Mereka mineral, energi baru terbarukan, infrastruktur digital, kesehatan, jasa keuangan, infrastruktur dan utilitas, kawasan industri dan properti, serta pangan dan pertanian. Sektor-sektor ini dipandang sebagai fondasi lahirnya perusahaan nasional berdaya saing regional.

Dorong Waste to Energy

Salah satu proyek yang kini dikebut adalah pembangunan fasilitas waste to energy (WtE). Dari total 33 lokasi yang ditetapkan pemerintah, delapan proyek sudah mulai digarap. Pandu menegaskan proyek ini bukan sekadar investasi, tetapi solusi nyata bagi persoalan sampah kota-kota besar.

“Energi yang dihasilkan WtE akan dibeli PLN. Dari total kapasitas 69 gigawatt PLN, kontribusi WtE sebenarnya kecil—hanya 500 megawatt. Tapi dampaknya luar biasa untuk lingkungan dan kesehatan,” papar Pandu.

Baca Juga

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

UEA Bidik Pusat Data

Sementara itu Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei mengatakan bahwa salah satu isu yang mencuri perhatian adalah pengembangan pusat data. Kebutuhan kapasitas digital meningkat pesat seiring ekspansi akal imitasi (AI) yang menjadikan Indonesia pasar strategis bagi UEA.

“Mereka menggunakan dan akan terus menggunakan lebih banyak data. Pusat data akan menjadi tulang punggung pendidikan, kesehatan, dan manufaktur,” kata Suhail. UEA bahkan membuka peluang investasi bersama (joint investment) untuk pengembangan data center.

Minat UEA juga meluas ke infrastruktur lain seperti jalan tol, pengembangan pelabuhan dalam dan luar negeri, hingga kemitraan strategis berbasis pengalaman panjang negara itu dalam manajemen pelabuhan global. (agf/dio)

Most Read

1

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Ekonomi Bisnis
2

Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Ekonomi Bisnis

Berita Terbaru

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Tekankan Aspek Keamanan, Ciputra Residence Berhasil Tekan Kasus Kecelakaan Kerja

Ekonomi Bisnis•1 Desember 2025
Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Perusahaan Galangan Implementasikan PLTS Ground Mounted

Ekonomi Bisnis•26 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001