JAKARTA - Keselamatan dan keamanan kerja jadi prioritas di seluruh proyek di bawah naungan PT Ciputra Residence. Mereka menekankan pentingnya aspek health, safety, and environment (HSE). Dampaknya, angka kecelakaan kerja di seluruh proyek mereka turun drastis.
Komitmen penguatan aspek keselamatan dan keamanan kerja itu disampaikan di ajang Health, Safety, and Environment (HSE) Awards 2025 di Jakarta. Selama 10 tahun diselenggarakan, penerapan aspek HSE di seluruh proyek PT Ciputra Residence terus menunjukkan peningkatan kinerja dari tahun ke tahun.
Secara angka, perusahaan mencatat 37 kasus kecelakaan kerja yang terjadi di seluruh proyek Ciputra Residence pada 2017 lalu. Angka kejadian tersebut terus mengalami penurunan cukup signifikan dari tahun ke tahun.
Pada 2019, perusahaan mencatat kasus kecelakaan kerja yang terjadi di seluruh proyek turun di angka 23 kejadian. Jumlahnya kembali turun di tahun 2023 menjadi 10 kasus. Berikutnya kembali turun menjadi 4 kejadian di tahun 2025.
Sebagai salah satu perusahaan terdepan dalam sektor industri properti di Indonesia, PT Ciputra Residence sangat menyadari pentingnya budaya HSE di seluruh lini bisnisnya. Mereka bahkan sudah lama berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di seluruh proyeknya.
Komitmen ini ditunjukkan pada saat proses pembangunan beragam produk properti milik perusahaan, khususnya rumah tapak (landed houses). Melalui penerapan budaya HSE yang ketat, Ciputra Residence berkomitmen dan konsisten menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas produk-produk properti. Sehingga memberikan manfaat bagi para pihak terkait, khususnya para konsumen.
Dalam kesempatan itu, diumumkan ada 85 kontraktor menerima penghargaan HSE Awards 2025. Mereka berharap ajang tersebut memberikan keyakinan kepada mitra kontraktor dan project internal. "Meyakinkan segala pihak bahwa keseriusan dalam menciptakan area kerja dengan aman selamat dan tetap menjaga konsentrasi pencapaian progress internal kami,” kata Direktur PT Ciputra Residence Lalitya Ciputra Sastrawinata dalam keterangannya (30/11).
Dia menjelaskan, HSE Awards 2025 merupakan konsistensi perusahaan dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Khususnya setiap aktifitas pekerjaan melalui program yang terstruktur. Penerima penghargaan disaring lewat proses penilaian yang dilakukan sejak 10 Januari hingga November 2025.
“Keselamatan pekerja adalah prioritas yang penting dan utama untuk sama-sama kita jaga," jelasnya.
Lalitya menuturkan, siapapun yang mendapatkan penghargaan itu, bisa meningkatkan dan konsisten untuk menjalankannya. Sedangkan bagi yang belum menerima penghargaan, dia tak henti mengajak untuk terus meningkatkan penerapan budaya HSE. "Karena sesungguhnya kemenangan yang nyata adalah memastikan pekerja kita pulang dalam keadaan selamat,” pungkas Lalitya. (wan/oni)



