Loading...
Rabu Legi, 18 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
InternasionalGlobal Move
Home
›Internasional

Ratu Jetsun Pema Wangchuck Sangat Berdedikasi dalam Pelestarian Budaya Bhutan

Editor-Internasional
11 November 2025
Ratu Jetsun Pema Wangchuck
Klik untuk perbesar
INSTAGRAM

Ratu Jetsun Pema Wangchuck

AWAL November tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Kerajaan Bhutan. Yang Mulia Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dan Ratu Jetsun Pema Wangchuck dianugerahi Hadrian Award 2025 oleh World Monuments Fund (WMF) atas kepemimpinan luar biasa mereka dalam melestarikan warisan budaya dan spiritual Bhutan.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam Gala Hadrian tahunan ke-36 di Kuil Dendur, Metropolitan Museum of Art, New York. Bhutan diwakili oleh Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Pema Lektup Dorji. Sementara Raja dan Ratu Bhutan menyampaikan pesan video pra-rekaman yang hangat dari Thimphu.

Di balik penghargaan internasional yang gemilang itu, perhatian publik dunia tertuju pada sosok lembut sang ratu, Jetsun. Dia dikenal sebagai The Dragon Queen atau Ratu Naga. Perempuan kelahiran 4 Juni 1990 itu memang menaruh minat besar pada sejarah, seni, dan geografi.

Setelah lulus SMA pada 2008, Jetsun melanjutkan studi di Regent’s University London, mengambil jurusan Hubungan Internasional dengan minor Psikologi dan Sejarah Seni. Fasih berbahasa Dzongkha, Hindi, dan Inggris, Jetsun tumbuh menjadi sosok yang siap mewakili Bhutan di panggung dunia.

Jetsun yang menikah dengan Raja Jigme Khesar pada 13 Oktober 2011 itu juga memiliki dedikasi pada pelestarian budaya Bhutan. Di bawah bimbingannya, Bhutan meluncurkan Proyek Museum Bhutan, sebuah inisiatif nasional untuk menghidupkan kembali jaringan museum di seluruh negeri.

Baca Juga

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Visi sang ratu sederhana namun kuat. Yakni, menjadikan budaya sebagai pengalaman yang dihidupkan, bukan sekadar dipamerkan. Museum-museum kini dirancang sebagai ruang belajar interaktif bagi generasi muda. ”Budaya adalah napas dari kebangsaan kita,” tutur Jetsun. (lyn/dns)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Internasional
2

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move

Berita Terbaru

Pengangguran 56 Tahun asal Italia  Berdandan ala Mrs Doubtfire   demi Uang Pensiun Ibunya

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Internasional•26 November 2025
Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move•25 November 2025
Home
›Internasional
›Ratu Jetsun Pema Wangchuck Sangat Berdedikasi dalam Pelestarian Budaya Bhutan
Ratu Jetsun Pema Wangchuck
Internasional

Ratu Jetsun Pema Wangchuck Sangat Berdedikasi dalam Pelestarian Budaya Bhutan

Editor-11 November 2025
Klik untuk perbesar

Ratu Jetsun Pema Wangchuck

INSTAGRAM

Bagikan artikel ini

AWAL November tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Kerajaan Bhutan. Yang Mulia Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dan Ratu Jetsun Pema Wangchuck dianugerahi Hadrian Award 2025 oleh World Monuments Fund (WMF) atas kepemimpinan luar biasa mereka dalam melestarikan warisan budaya dan spiritual Bhutan.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam Gala Hadrian tahunan ke-36 di Kuil Dendur, Metropolitan Museum of Art, New York. Bhutan diwakili oleh Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Pema Lektup Dorji. Sementara Raja dan Ratu Bhutan menyampaikan pesan video pra-rekaman yang hangat dari Thimphu.

Di balik penghargaan internasional yang gemilang itu, perhatian publik dunia tertuju pada sosok lembut sang ratu, Jetsun. Dia dikenal sebagai The Dragon Queen atau Ratu Naga. Perempuan kelahiran 4 Juni 1990 itu memang menaruh minat besar pada sejarah, seni, dan geografi.

Setelah lulus SMA pada 2008, Jetsun melanjutkan studi di Regent’s University London, mengambil jurusan Hubungan Internasional dengan minor Psikologi dan Sejarah Seni. Fasih berbahasa Dzongkha, Hindi, dan Inggris, Jetsun tumbuh menjadi sosok yang siap mewakili Bhutan di panggung dunia.

Jetsun yang menikah dengan Raja Jigme Khesar pada 13 Oktober 2011 itu juga memiliki dedikasi pada pelestarian budaya Bhutan. Di bawah bimbingannya, Bhutan meluncurkan Proyek Museum Bhutan, sebuah inisiatif nasional untuk menghidupkan kembali jaringan museum di seluruh negeri.

Baca Juga

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Visi sang ratu sederhana namun kuat. Yakni, menjadikan budaya sebagai pengalaman yang dihidupkan, bukan sekadar dipamerkan. Museum-museum kini dirancang sebagai ruang belajar interaktif bagi generasi muda. ”Budaya adalah napas dari kebangsaan kita,” tutur Jetsun. (lyn/dns)

Most Read

1

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Internasional
2

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move

Berita Terbaru

Pengangguran 56 Tahun asal Italia  Berdandan ala Mrs Doubtfire   demi Uang Pensiun Ibunya

Pengangguran 56 Tahun asal Italia Berdandan ala Mrs Doubtfire demi Uang Pensiun Ibunya

Internasional•26 November 2025
Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001