Loading...
Minggu Kliwon, 22 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Jawa Timur
Home
›Jawa Timur

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Editor-Jawa Timur
25 November 2025
RAWAN: Kondisi di salah satu sudut jembatan Embong Brantas yang longsor.
Klik untuk perbesar
DARMONO/RADAR MALANG GRUP JAWA POS

RAWAN: Kondisi di salah satu sudut jembatan Embong Brantas yang longsor.

MALANG- Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran pemkot dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sudah melakukan peninjauan kemarin. Dari hasil peninjauan, Jembatan Embong Brantas sebenarnya sudah pernah diperbaiki. Perbaikan tersebut dilakukan di bagian trotoar pada September 2024.

Tidak hanya trotoar, perbaikan dilakukan pada saluran di bawahnya. Di bawah dibangun saluran atau bak kontrol. Bak kontrol itu diharapkan bisa membantu mengalirkan air secara langsung ke Sungai Brantas. Setelah diperbaiki, tinggi trotoar menjadi hampir sejajar dengan jalan.

Pasca adanya bak kontrol, aliran air justru menuju ke permukiman warga di sisi timur. Karena di sisi timur belum terdapat plengsengan seperti di sisi barat, warga membangun plengsengan secara swadaya agar air tidak mengalir lagi ke permukiman.

Air pun tertahan di atas karena tinggi trotoar dan jalan hampir sejajar. Diduga karena air yang menggenang di atas, ditambah jembatan yang kerap dilintasi kendaraan berat, membuat plengsengan dan jalan tidak kuat menahan beban sehingga berakibat longsor.

"Dari BBPJN sudah siap untuk melakukan penanganan sementara. Paling cepat berlangsung 1 minggu, paling lambat 2 minggun," tegas Wahyu. Agar kejadian serupa tidak terulang, Wahyu meminta OPD terkait duduk bersama BBPJN untuk melakukan kajian.

Hasil kajian nantinya diharapkan bisa menghasilkan penanganan permanen. Pemkot juga perlu berkomunikasi dengan KAI karena status lahan di sekitar sana milik KAI. "Kalau tidak ada penanganan permanen, cepat atau lambat akan berdampak lagi," imbuhnya.

Baca Juga

Api Biru Kawah Ijen Hilang, Jumlah Wisatawan Berkurang Drastis

Reza Maulana Hermawan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah Gempol-Pandaan-Malang-Kepanjen BBPJN menyampaikan bahwa untuk penanganan sementara pihaknya akan memasang terpal dan sand bag. Selain itu cerucuk demi mengantisipasi longsor susulan.

"Untuk penanganan permanen akan segera kami laksanakan. Caranya dengan memasang dinding penahan tanah," terang Reza. Selain penanganan pada plengsengan, pihaknya juga akan memperbaiki bagian jembatan yang keropos.

Karena longsor dan rencana perbaikan sementara, arus lalu lintas di Jembatan Embong Brantas akan diberlakukan rekayasa. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa jembatan hanya bisa dilintasi di satu sisi. Tepatnya sisi yang berada tepat di depan Kampung Biru.

"Tetap dibuka seperti biasa, tapi mungkin nanti terjadi bottle neck dan kendaraan besar tidak boleh melintas dulu," sambung Jaya. Kendaraan besar bisa mencari alternatif lain melalui Kabupaten Malang seperti Kecamatan Pakis atau Kecamatan Bululawang.

Untuk memberi informasi, dishub akan memasang pemberitahuan di pintu masuk Kota Malang. Seperti yang berbatasan dengan Kecamatan Bululawang yakni Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Laksda Adi Sucipto yang berada dekat dengan Kecamatan Pakis, dan Jalan Ranugrati. (mel)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur
2

Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Jawa Timur

Berita Terbaru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih   Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur•25 November 2025
Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Jawa Timur•25 November 2025
Home
›Jawa Timur
›Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi
RAWAN: Kondisi di salah satu sudut jembatan Embong Brantas yang longsor.
Jawa Timur

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Editor-25 November 2025
Klik untuk perbesar

RAWAN: Kondisi di salah satu sudut jembatan Embong Brantas yang longsor.

DARMONO/RADAR MALANG GRUP JAWA POS

Bagikan artikel ini

MALANG- Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran pemkot dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sudah melakukan peninjauan kemarin. Dari hasil peninjauan, Jembatan Embong Brantas sebenarnya sudah pernah diperbaiki. Perbaikan tersebut dilakukan di bagian trotoar pada September 2024.

Tidak hanya trotoar, perbaikan dilakukan pada saluran di bawahnya. Di bawah dibangun saluran atau bak kontrol. Bak kontrol itu diharapkan bisa membantu mengalirkan air secara langsung ke Sungai Brantas. Setelah diperbaiki, tinggi trotoar menjadi hampir sejajar dengan jalan.

Pasca adanya bak kontrol, aliran air justru menuju ke permukiman warga di sisi timur. Karena di sisi timur belum terdapat plengsengan seperti di sisi barat, warga membangun plengsengan secara swadaya agar air tidak mengalir lagi ke permukiman.

Air pun tertahan di atas karena tinggi trotoar dan jalan hampir sejajar. Diduga karena air yang menggenang di atas, ditambah jembatan yang kerap dilintasi kendaraan berat, membuat plengsengan dan jalan tidak kuat menahan beban sehingga berakibat longsor.

"Dari BBPJN sudah siap untuk melakukan penanganan sementara. Paling cepat berlangsung 1 minggu, paling lambat 2 minggun," tegas Wahyu. Agar kejadian serupa tidak terulang, Wahyu meminta OPD terkait duduk bersama BBPJN untuk melakukan kajian.

Hasil kajian nantinya diharapkan bisa menghasilkan penanganan permanen. Pemkot juga perlu berkomunikasi dengan KAI karena status lahan di sekitar sana milik KAI. "Kalau tidak ada penanganan permanen, cepat atau lambat akan berdampak lagi," imbuhnya.

Baca Juga

Api Biru Kawah Ijen Hilang, Jumlah Wisatawan Berkurang Drastis

Reza Maulana Hermawan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah Gempol-Pandaan-Malang-Kepanjen BBPJN menyampaikan bahwa untuk penanganan sementara pihaknya akan memasang terpal dan sand bag. Selain itu cerucuk demi mengantisipasi longsor susulan.

"Untuk penanganan permanen akan segera kami laksanakan. Caranya dengan memasang dinding penahan tanah," terang Reza. Selain penanganan pada plengsengan, pihaknya juga akan memperbaiki bagian jembatan yang keropos.

Karena longsor dan rencana perbaikan sementara, arus lalu lintas di Jembatan Embong Brantas akan diberlakukan rekayasa. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa jembatan hanya bisa dilintasi di satu sisi. Tepatnya sisi yang berada tepat di depan Kampung Biru.

"Tetap dibuka seperti biasa, tapi mungkin nanti terjadi bottle neck dan kendaraan besar tidak boleh melintas dulu," sambung Jaya. Kendaraan besar bisa mencari alternatif lain melalui Kabupaten Malang seperti Kecamatan Pakis atau Kecamatan Bululawang.

Untuk memberi informasi, dishub akan memasang pemberitahuan di pintu masuk Kota Malang. Seperti yang berbatasan dengan Kecamatan Bululawang yakni Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Laksda Adi Sucipto yang berada dekat dengan Kecamatan Pakis, dan Jalan Ranugrati. (mel)

Most Read

1

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur
2

Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Jawa Timur

Berita Terbaru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih   Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur•25 November 2025
Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Diikuti Lebih dari 1 Juta Sapi, Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Pecah Rekor

Jawa Timur•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001