SURABAYA – Meski sejauh ini belum banyak beroperasi sesuai proyeksi awal, pemerintah optimistis program nasional koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal berjalan sukses.
Bahkan, pemerintah menargetkan koperasi merah putih dapat menjadi alternatif lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi unit usaha yang bisa menggandeng generasi muda.
Hal itu diungkapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan kuliah umum terkait KDKMP kepada ribuan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya kemarin (24/11) siang.
”Kami seperti menemukan jalan kembali ke Indonesia. Presiden (Prabowo Subianto) mengingatkan pentingnya koperasi, karena inilah jembatan untuk membangun kembali sistem ekonomi yang sesuai konstitusi,” ujarnya.
Karena itu, agar misi itu tercapai, Kemenkop menggandeng kampus-kampus untuk mengakselerasi tumbuhnya industri berbasis koperasi. ”Akan ada 80 ribu outlet retail modern yang nanti diisi produk-produk industri yang melibatkan kampus, eksekutif, dan lain sebagainya,” katanya.
Selain itu, nantinya mahasiswa dan pemuda akan dilibatkan sebagai pengelola, inovator, maupun tenaga profesional. Juga, rantai industri akan terhubung dengan koperasi-koperasi desa sebagai jaringan distribusi.
Ferry juga menyebut jika jaringan KDKMP terbangun, maka desa dapat berubah menjadi pusat produksi baru yang memasok pasar domestik maupun regional. (ian/ris)



