SURABAYA– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kalimas Barat, Sabtu (1/11) malam. Seorang perempuan pemotor berinisial AD, warga Wonokusumo, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tabrak lari di depan pabrik nomor 17–19 kawasan tersebut. Polisi masih mendalami peristiwa itu dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Tergeletak di Tikungan
Wahyu, warga Kebalen, mengatakan bahwa dirinya melihat korban sudah tergeletak di tepi jalan dengan luka di bagian kepala. ”Saya dari Krembangan mau balik. Baru tahu ada orang yang tergeletak setelah tikungan ke utara depan pabrik masker,” ujarnya Sabtu malam.
Saat itu sudah banyak warga yang menolong korban. Tak lama berselang, petugas gabungan dari BPBD juga tiba dilokasi untuk penanganan awal. Menurut Wahyu, kondisi kepala korban berdarah yang diduga akibat benturan keras. ”Tapi motor korban nggak terlalu rusak parah,” sambungnya.
Meninggal Akibat Benturan Keras
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Wiji Mulyono menjelaskan, motor bernopol L 3606 NN itu melaju dari arah selatan menuju utara sebelum bertabrakan dengan kendaraan lain yang langsung kabur. Benturan keras membuat korban meninggal dunia di tempat.
”Dugaan awal, korban merupakan korban tabrak lari. Luka berat di kepala menjadi penyebab kematian,” kata Wiji kemarin (2/11). Dia menambahkan, tim penyidik tengah mengidentifikasi kendaraan pelaku dan mencari saksi tambahan. Petugas juga sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan menelusuri rekaman CCTV di sepanjang Jalan Kalimas Barat.
Lokasi Berbentuk Letter S
Wiji menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. ”Kurang konsentrasi dan kecepatan tinggi di jalan sempit sangat berbahaya. Apalagi di Kalimas Barat ini kan letter S, jadi harus hati-hati,” tegasnya. (zam/ama)



