DIREKTORAT Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) punya cara unik untuk memeriahkan bulan guru. Seluruh pejabat diwajibkan mengajar langsung siswa di kelas. Kewajiban ini juga berlaku untuk Dirjen GTKPG Nunuk Suryani. Dia bertugasmengajar kelas 2 SDN 1 Banyuagung, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
“Waktu itu karena saya mengajar soal konsep bangun dasar, saya menggunakan jajan pasar,” tuturnya.
Para siswa ternyata memyambut gembira metode tersebut. Bahkan, ada dua siswa yang disebutnya tidak suka matematika, malah jadi senang dan mampu mengerjakan soal ke depan.
Menurutnya, metode ini merupakan bagian dari matematika gembira yang disusun pihaknya. sehingga, dapat mengubah mata pelajaran matematika yang kerap dianggap momok menjadi pelajaran yang menyenangkan. “Dan joyfull ini bukan sekadar lucu-lucuan. Tapi tetap mengikuti pelajaran dengan gembira, dan menggunakan media yang sering dijumpai,” paparnya.
Nunuk menyampaikan, program turun ke kelas ini bukan sekadar melihat implementasi program GTKPG. Namun lebih pada menunjukkan rasa empati para perjuangan para guru di Indonesia. “Kami semua sudah masuk ke kelas dan merasakan bagaimana perjuangan para guru dalam memusatkan perhatian siswa, menyampaikan mata pelajaran dan bahan capaian ajar dengan baik. Tentu kami sangat berterima kasih atas perjuangan para guru,” ungkapnya. (mia/bas)



