Loading...
Rabu Legi, 18 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Global Move
Home
›Global Move

SpaceX Luncurkan Satelit Sentinel-6B

Editor-Global Move
19 November 2025
PEMANTAU: Wahana antariksa Sentinel-6 Michael Freilich yang mengorbit Bumi lebih dahulu daripada Sentinel-6B.
Klik untuk perbesar
NASA

PEMANTAU: Wahana antariksa Sentinel-6 Michael Freilich yang mengorbit Bumi lebih dahulu daripada Sentinel-6B.

Misi Memantau Kenaikan Permukaan Laut Dunia

CALIFORNIA– SpaceX kembali meluncurkan roket Falcon 9 dari landasan SLC-4E di Vandenberg Space Force Base, California, AS, Minggu (16/11). Roket tersebut membawa satelit Sentinel-6B yang dirancang untuk misi khusus. Yakni memperkuat pemantauan kenaikan permukaan laut dunia.

Sebagaimana ditulis Spaceflight Now kemarin (18/11), NASA menegaskan bahwa Sentinel-6B akan melanjutkan satelit kembarannya, Sentinel-6 Michael Freilich, yang dilepas dari lokasi yang sama hampir 5 tahun lalu. Dua satelit itu dibiayai bersama oleh AS dan Eropa dengan nilai USD 1 miliar (Rp 16,73 triliun).

Sentinel-6B yang dibangun Airbus Defence and Space di Jerman dijadwalkan dilepaskan dari tahap kedua roket sekitar 57 menit setelah peluncuran. Mengorbit pada ketinggian 830 mil (1.336 km) dengan kemiringan 66 derajat, satelit itu menggunakan radar penetrasi awan untuk mengukur ketinggian permukaan laut dengan ketelitian hingga 1 inci.

’’Informasi dari satelit itu memungkinkan kami memantau arus laut, tinggi gelombang, dan memberikan dasar bagi prediksi banjir untuk infrastruktur pesisir, realestat, serta fasilitas energi di sepanjang garis pantai,’’ jelas Direktur Ilmu Bumi NASA Karen St. Germain.

Dengan masa operasi utama 5–6 tahun, Sentinel-6B akan memperkuat sistem pemantauan laut global yang penting bagi negara-negara pesisir. Data-data tersebut menjadi dasar perencanaan mitigasi, kesiapsiagaan bencana, serta perlindungan ekonomi wilayah pesisir di berbagai belahan dunia. (din/dri)

Galeri Foto

SIAP MENGORBIT: Roket SpaceX Falcon 9 yang mengangkut satelit Sentinel-6B bersiap meluncur dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California, AS, Minggu (16/11).
Klik untuk perbesar
NASA

SIAP MENGORBIT: Roket SpaceX Falcon 9 yang mengangkut satelit Sentinel-6B bersiap meluncur dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California, AS, Minggu (16/11).

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move
2

Tiongkok Pamer Konsep Kapal Kargo Nuklir Torium

Global Move

Berita Terbaru

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move•25 November 2025
Tiongkok Pamer Konsep  Kapal Kargo Nuklir Torium

Tiongkok Pamer Konsep Kapal Kargo Nuklir Torium

Global Move•19 November 2025
Home
›Global Move
›SpaceX Luncurkan Satelit Sentinel-6B
PEMANTAU: Wahana antariksa Sentinel-6 Michael Freilich yang mengorbit Bumi lebih dahulu daripada Sentinel-6B.
Global Move

SpaceX Luncurkan Satelit Sentinel-6B

Editor-19 November 2025
Klik untuk perbesar

PEMANTAU: Wahana antariksa Sentinel-6 Michael Freilich yang mengorbit Bumi lebih dahulu daripada Sentinel-6B.

NASA

Bagikan artikel ini

Misi Memantau Kenaikan Permukaan Laut Dunia

CALIFORNIA– SpaceX kembali meluncurkan roket Falcon 9 dari landasan SLC-4E di Vandenberg Space Force Base, California, AS, Minggu (16/11). Roket tersebut membawa satelit Sentinel-6B yang dirancang untuk misi khusus. Yakni memperkuat pemantauan kenaikan permukaan laut dunia.

Sebagaimana ditulis Spaceflight Now kemarin (18/11), NASA menegaskan bahwa Sentinel-6B akan melanjutkan satelit kembarannya, Sentinel-6 Michael Freilich, yang dilepas dari lokasi yang sama hampir 5 tahun lalu. Dua satelit itu dibiayai bersama oleh AS dan Eropa dengan nilai USD 1 miliar (Rp 16,73 triliun).

Sentinel-6B yang dibangun Airbus Defence and Space di Jerman dijadwalkan dilepaskan dari tahap kedua roket sekitar 57 menit setelah peluncuran. Mengorbit pada ketinggian 830 mil (1.336 km) dengan kemiringan 66 derajat, satelit itu menggunakan radar penetrasi awan untuk mengukur ketinggian permukaan laut dengan ketelitian hingga 1 inci.

’’Informasi dari satelit itu memungkinkan kami memantau arus laut, tinggi gelombang, dan memberikan dasar bagi prediksi banjir untuk infrastruktur pesisir, realestat, serta fasilitas energi di sepanjang garis pantai,’’ jelas Direktur Ilmu Bumi NASA Karen St. Germain.

Dengan masa operasi utama 5–6 tahun, Sentinel-6B akan memperkuat sistem pemantauan laut global yang penting bagi negara-negara pesisir. Data-data tersebut menjadi dasar perencanaan mitigasi, kesiapsiagaan bencana, serta perlindungan ekonomi wilayah pesisir di berbagai belahan dunia. (din/dri)

Galeri Foto

SIAP MENGORBIT: Roket SpaceX Falcon 9 yang mengangkut satelit Sentinel-6B bersiap meluncur dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California, AS, Minggu (16/11).
Klik untuk perbesar
NASA

SIAP MENGORBIT: Roket SpaceX Falcon 9 yang mengangkut satelit Sentinel-6B bersiap meluncur dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California, AS, Minggu (16/11).

Most Read

1

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move
2

Tiongkok Pamer Konsep Kapal Kargo Nuklir Torium

Global Move

Berita Terbaru

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Para Raksasa AI Berkolaborasi di Proyek Stargate

Global Move•25 November 2025
Tiongkok Pamer Konsep  Kapal Kargo Nuklir Torium

Tiongkok Pamer Konsep Kapal Kargo Nuklir Torium

Global Move•19 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001