Loading...
Minggu Kliwon, 22 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Sidoarjo
Home
›Sidoarjo

Percepat Penanganan Laka Lantas, Dinkes Pasang GPS di 62 Ambulans

Editor-Sidoarjo
19 November 2025
LAPORAN: Petugas Comand Center 119 Sinta Nur menerima panggilan darurat dari warga. Layanan  akan dimaksimalkan untuk pergerakan ambulans.
Klik untuk perbesar
ANGGER BONDAN/JAWA POS

LAPORAN: Petugas Comand Center 119 Sinta Nur menerima panggilan darurat dari warga. Layanan akan dimaksimalkan untuk pergerakan ambulans.

Terhubung ke Pusat Komando 119

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo melalui dinas kesehatan (Dinkes) berupaya mempercepat layanan evakuasi kedaruratan. Termasuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan raya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memasang GPS di 62 ambulans yang terhubung dengan pusat komando (Command Center) dari Public Safety Center (PSC) 119.

Kebijakan baru tak lepas dari tingginya permintaan mobil ambulans. Dari data PSC 119, selama sepuluh bulan terakhir laporan permintaan bantuan ambulans mencapai 2.814 panggilan. Paling banyak permintaan bantuan di wilayah Sidoarjo, Waru, Gedangan, dan Taman. Panggilan juga datang dari luar Sidoarjo, jumlahnya mencapai 36 laporan.

Nah, dari 2.814 panggilan yang masuk 60 persen merupakan laporan penanganan laka lantas. Sehingga penanganannya harus cepat. Sedangkan sisanya seperti laporan evakuasi untuk pengantaran ke RS, hingga pengecekan kesehatan di lokasi.

Operator Bisa Memantau Ambulans Terdekat

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sidoarjo dr. Danang Abdul Ghani mengungkapkan, pemasangan GPS menjadi langkah penting untuk mempercepat penugasan armada. ”Jadi petugas operator PSC 119 bisa memantau posisi ambulans terdekat dengan laporan dan nantinya bisa cepat menentukan unit terdekat dengan lokasi kejadian,” ujarnya kemarin (18/11).

Danang menjelaskan, GPS tersebut terpasang di ambulans milik 31 puskesmas, 24 rumah sakit, serta sejumlah ambulans relawan. Seluruhnya terintegrasi dalam sistem pemantauan terpadu sehingga koordinasi antararmada semakin efisien.

Baca Juga

Betonisasi 11 Ruas Jalan di Sidoarjo Ditarget Rampung Desember

Respon Maksimal 15 Menit

Dengan dukungan teknologi ini, Dinkes menargetkan waktu respons maksimal 15 menit dari fasilitas kesehatan menuju lokasi kejadian. Bahkan dengan GPS diharapkan bisa kurang dari 15 menit. ”Respon cepat sangat krusial untuk menekan risiko mortalitas maupun morbiditas pada pasien gawat darurat,” paparnya.

Danang mengungkapkan, program pemasangan GPS didapatkan dari dukungan CSR. (eza/hen)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Sidoarjo
2

Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Sidoarjo

Berita Terbaru

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Sidoarjo•27 November 2025
Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Sidoarjo•27 November 2025
Home
›Sidoarjo
›Percepat Penanganan Laka Lantas, Dinkes Pasang GPS di 62 Ambulans
LAPORAN: Petugas Comand Center 119 Sinta Nur menerima panggilan darurat dari warga. Layanan  akan dimaksimalkan untuk pergerakan ambulans.
Sidoarjo

Percepat Penanganan Laka Lantas, Dinkes Pasang GPS di 62 Ambulans

Editor-19 November 2025
Klik untuk perbesar

LAPORAN: Petugas Comand Center 119 Sinta Nur menerima panggilan darurat dari warga. Layanan akan dimaksimalkan untuk pergerakan ambulans.

ANGGER BONDAN/JAWA POS

Bagikan artikel ini

Terhubung ke Pusat Komando 119

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo melalui dinas kesehatan (Dinkes) berupaya mempercepat layanan evakuasi kedaruratan. Termasuk penanganan korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan raya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memasang GPS di 62 ambulans yang terhubung dengan pusat komando (Command Center) dari Public Safety Center (PSC) 119.

Kebijakan baru tak lepas dari tingginya permintaan mobil ambulans. Dari data PSC 119, selama sepuluh bulan terakhir laporan permintaan bantuan ambulans mencapai 2.814 panggilan. Paling banyak permintaan bantuan di wilayah Sidoarjo, Waru, Gedangan, dan Taman. Panggilan juga datang dari luar Sidoarjo, jumlahnya mencapai 36 laporan.

Nah, dari 2.814 panggilan yang masuk 60 persen merupakan laporan penanganan laka lantas. Sehingga penanganannya harus cepat. Sedangkan sisanya seperti laporan evakuasi untuk pengantaran ke RS, hingga pengecekan kesehatan di lokasi.

Operator Bisa Memantau Ambulans Terdekat

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sidoarjo dr. Danang Abdul Ghani mengungkapkan, pemasangan GPS menjadi langkah penting untuk mempercepat penugasan armada. ”Jadi petugas operator PSC 119 bisa memantau posisi ambulans terdekat dengan laporan dan nantinya bisa cepat menentukan unit terdekat dengan lokasi kejadian,” ujarnya kemarin (18/11).

Danang menjelaskan, GPS tersebut terpasang di ambulans milik 31 puskesmas, 24 rumah sakit, serta sejumlah ambulans relawan. Seluruhnya terintegrasi dalam sistem pemantauan terpadu sehingga koordinasi antararmada semakin efisien.

Baca Juga

Betonisasi 11 Ruas Jalan di Sidoarjo Ditarget Rampung Desember

Respon Maksimal 15 Menit

Dengan dukungan teknologi ini, Dinkes menargetkan waktu respons maksimal 15 menit dari fasilitas kesehatan menuju lokasi kejadian. Bahkan dengan GPS diharapkan bisa kurang dari 15 menit. ”Respon cepat sangat krusial untuk menekan risiko mortalitas maupun morbiditas pada pasien gawat darurat,” paparnya.

Danang mengungkapkan, program pemasangan GPS didapatkan dari dukungan CSR. (eza/hen)

Most Read

1

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Sidoarjo
2

Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Sidoarjo

Berita Terbaru

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Selundupkan Sabu-Sabu dalam Sandal, Dua Pengunjung Lapas Diamankan

Sidoarjo•27 November 2025
Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Terkendala Lahan

Sidoarjo•27 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001