SIDOARJO - RAPBD 2026 Sidoarjo berubah. DPRD Kabupaten Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo sepakat menaikkan target pendapatan, alokasi belanja, sampai pembiayaan daerah. Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat paripurna kemarin (25/11).
Jubir Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Mohammad Rojik mengungkapkan, perubahan itu dilakukan atas dasar musyawarah mufakat. Diawali persiapan dengan mengidentifikasi isu strategis. Lalu menampung masukan dan koreksi sejumlah pihak. ”Termasuk melihat situasi dan kondisi di lapangan,” katanya.
Dari pembahasan itu disepakati perubahan sejumlah anggaran. Target pendapatan, misalnya. Nilai sebelumnya Rp 4,7 triliun. Naik menjadi Rp 5,1 triliun.
Rojik menerangkan, anggaran belanja daerah juga naik sekitar Rp 600 juta. Dari sebelumnya Rp 5,1 triliun menjadi Rp 5,7 triliun. Kesepakatan lain berupa kenaikan pembiayaan daerah. Dari awalnya Rp 402 miliar menjadi Rp 679 miliar.
Banggar memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemkab sebagai tindak lanjut. Di antaranya mengoptimalkan upaya penanganan banjir. Pemkab diminta mencermati mitigasi jangka panjang dengan berpedoman pada master plan.
Rojik juga menyinggung sektor pendidikan yang perlu mendapat perhatian. Pemkab diminta agar meningkatkan anggaran untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak. Juga, memperluas sekolah inklusif serta menyediakan guru dan pendamping yang berkelanjutan.
Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih sebagai pimpinan rapat mempersilahkan setiap fraksi menyampaikan pendapat akhir. Fraksi Golkar disepakati bersama sebagai perwakilan. ”Kami punya beberapa catatan dan masukan,” ujar Adil Muhammad Ananta selaku jubir.
Dia menyatakan, pihaknya berkomitmen mendorong implementasi master plan untuk penanganan banjir. Fraksi Golkar juga mendorong agar pelayanan publik bisa lebih maksimal. ”Baik pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.
Nasih menyatakan, legislatif sepakat dengan hasil perumusan itu. Dia berharap eksekutif bekerja sebaik mungkin. ”Dengan ini Raperda tentang APBD 2026 disetujui bersama,” ujarnya.
Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan, raperda itu akan segera disampaikan ke gubernur untuk dievaluasi. Hasilnya diharapkan bisa cepat keluar. ”Untuk mewujudkan Sidoarjo yang lebih baik lagi,” katanya (edi/xav)



