SALAH satu masalah yang kerap muncul saat musim hujan adalah dinding rumah yangngerembes. Principal Arsitek Ruangan ASA Jabodetabek Tegar Abieza menjelaskan bahwa penyebab dinding merembes tidak sesederhana air hujan yang mengenai dinding, tapi gabungan dari tiga faktor utama yang saling berkaitan.
Faktor pertama adalah sumber air. ’’Talang bocor, tersumbat, atau salah kemiringan sering jadi penyebab awal tembok ngerembes. Atap bocor dekat dinding atau air yang menggenang di tepi bangunan memicu masuknya air,’’ ujarnya.
Yang kedua, jalur air yang terbuka akibat retakan. Retak rambut, sambungan kusen, celah acian, atau flashing atap yang salah dapat menjadi pintu masuk air. ’’Faktor ketiga, lapisan pelindung yang sudah rusak. Cat eksterior yang mengapur, coating yang getas, atau acian yang pecah membuat dinding lebih mudah menyerap air, terutama saat hujan angin,’’ jelasnya.
Tegar menekankan bahwa solusi jangka panjang harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa hanya mengandalkan cat waterproof. ’’Waterproof itu hanya lapisan akhir. Tanpa memperbaiki sumber dan jalurnya, air tetap akan mencari celah untuk masuk,’’ katanya.
Langkah pertama adalah memperbaiki sumber air: memperbaiki talang bocor, memberi kemiringan 1–2 persen, memastikan atap dan flashing terpasang benar, serta menghilangkan genangan di tepi bangunan. Langkah kedua, menutup jalur air dengan mortar elastis untuk retak statis dan sealant untuk retak dinamis seperti sambungan kusen. Selanjutnya, memilih lapisan pelindung yang tepat sesuai kondisi dan anggaran. ’’Jenis waterproofing itu banyak: silicone, polyurea, urethane, cementitious, bituminous, acrylic. Tidak ada satu produk yang cocok untuk semua kasus. Pilih berdasarkan konteksnya,’’ terang Tegar.
Cat waterproof tidak boleh langsung diaplikasikan tanpa persiapan. Dinding harus dibersihkan terlebih dahulu, retak diperbaiki, lalu diberi primer antialkali sebelum diberi waterproofing 2-3 lapis. ’’Mengaplikasikan cat waterproof dari dalam tidak akan menghentikan tekanan air dari luar,’’ paparnya.
Terakhir, Tegar memberikan tips jitu agar rumah tidak rembes setiap musim hujan. ’’Perawatan itu kunci. Bersihkan talang tiap 1–2 bulan, cek retak rambut tiap enam bulan, dan pastikan lantai di sekitar dinding miring menjauh dari bangunan,’’ ucapnya. (lai/ai)



