Selalu Ada Yang Baru!
SALAH satu masalah yang kerap muncul saat musim hujan adalah dinding rumah yang ngerembes. Principal Arsitek Ruangan ASA Jabodetabek Tegar Abieza menjelaskan bahwa penyebab dinding merembes tidak sesederhana air hujan yang mengenai dinding, tapi gabungan dari tiga faktor utama yang saling berkaitan. Faktor pertama adalah sumber air. ’’Talang bocor, tersumbat, atau salah kemiringan sering jadi penyebab awal tembok ngerembes. Atap bocor dekat dinding atau air yang menggenang di tepi bangunan memicu masuknya air,’’ ujarnya. Yang kedua, jalur air yang terbuka akibat retakan. Retak rambut, sambungan kusen, celah acian, atau flashing atap yang salah dapat menjadi pintu masuk air. ’’Faktor ketiga, lapisan pelindung yang sudah rusak. Cat eksterior yang mengapur, coating yang getas, atau acian yang pecah membuat dinding lebih mudah menyerap air, terutama saat hujan angin,’’ jelasnya. Tegar menekankan bahwa solusi jangka panjang harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa hanya mengandalkan cat waterproof. ’’Waterproof itu hanya lapisan akhir. Tanpa memperbaiki sumber dan jalurnya, air tetap akan mencari celah untuk masuk,’’ katanya. Langkah pertama adalah memperbaiki sumber air: memperbaiki talang bocor, memberi kemiringan 1–2 persen, memastikan atap dan flashing terpasang benar, serta menghilangkan genangan di tepi bangunan. Langkah kedua, menutup jalur air dengan mortar elastis untuk retak statis dan sealant...