Loading...
Minggu Legi, 8 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Finansial
Home
›Finansial

SMF Salurkan Rp 14,53 Triliun Pembiayaan Perumahan

Editor-Finansial
18 November 2025
Dari kiri, Direktur Bisnis SMF Heliantopo, Direktur Utama Ananta Wiyogo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto usai konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/11) malam.
Klik untuk perbesar
Muhtamimah/Jawa Pos

Dari kiri, Direktur Bisnis SMF Heliantopo, Direktur Utama Ananta Wiyogo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto usai konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/11) malam.

SOLO – Hingga September 2025, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp14,53 triliun kepada berbagai lembaga melalui skema sekuritisasi dan pembiayaan. Secara kumulatif, dana yang SMF salurkan ke pasar pembiayaan primer sejak perusahaan berdiri hingga September 2025 mencapai Rp135,23 triliun, terdiri dari Rp14,21 triliun melalui sekuritisasi dan Rp121,02 triliun melalui pembiayaan.

“Pada tahun lalu kita bisa mencapai Rp17 triliun. Di tahun ini sampai dengan September itu Rp14,5 triliun. Harapannya sampai dengan akhir tahun ini tembus di atas angka 2024,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto dalam konferensi pers di Surakarta.

Sedangkan, total pendanaan yang dihimpun SMF dari pasar modal maupun sumber pendanaan lainnya mencapai sekitar Rp 10 triliun hingga September 2025. Secara akumulatif sejak awal berdiri, perseroan telah menerbitkan surat utang sebanyak 73 kali dengan nilai total Rp 74,87 triliun.

Konstribusi penyaluran diberikan melalui dua instrumen utama, yakni KPR FLPP dan pembiayaan KPR Mikro Perumahan atau Griya Tunas. Sepanjang 2025, fasilitas renovasi rumah melalui Griya Tunas sudah disalurkan kepada 36.545 hunian, mendekati target pemerintah 50.000 unit.

“Pada segmen ini, kami menyasar pengusaha ultra mikro, terutama yang menjalankan usaha dari rumah. Melalui Griya Tunas, mereka dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus mendukung produktivitas usahanya dengan pembiayaan yang lebih aman, cepat, dan tidak membebani,” imbuh Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo . (mim/dio)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

Finansial
2

IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Finansial

Berita Terbaru

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

Finansial•25 November 2025
IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Finansial•24 November 2025
Home
›Finansial
›SMF Salurkan Rp 14,53 Triliun Pembiayaan Perumahan
Dari kiri, Direktur Bisnis SMF Heliantopo, Direktur Utama Ananta Wiyogo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto usai konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/11) malam.
Finansial

SMF Salurkan Rp 14,53 Triliun Pembiayaan Perumahan

Editor-18 November 2025
Klik untuk perbesar

Dari kiri, Direktur Bisnis SMF Heliantopo, Direktur Utama Ananta Wiyogo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto usai konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/11) malam.

Muhtamimah/Jawa Pos

Bagikan artikel ini

SOLO – Hingga September 2025, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp14,53 triliun kepada berbagai lembaga melalui skema sekuritisasi dan pembiayaan. Secara kumulatif, dana yang SMF salurkan ke pasar pembiayaan primer sejak perusahaan berdiri hingga September 2025 mencapai Rp135,23 triliun, terdiri dari Rp14,21 triliun melalui sekuritisasi dan Rp121,02 triliun melalui pembiayaan.

“Pada tahun lalu kita bisa mencapai Rp17 triliun. Di tahun ini sampai dengan September itu Rp14,5 triliun. Harapannya sampai dengan akhir tahun ini tembus di atas angka 2024,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto dalam konferensi pers di Surakarta.

Sedangkan, total pendanaan yang dihimpun SMF dari pasar modal maupun sumber pendanaan lainnya mencapai sekitar Rp 10 triliun hingga September 2025. Secara akumulatif sejak awal berdiri, perseroan telah menerbitkan surat utang sebanyak 73 kali dengan nilai total Rp 74,87 triliun.

Konstribusi penyaluran diberikan melalui dua instrumen utama, yakni KPR FLPP dan pembiayaan KPR Mikro Perumahan atau Griya Tunas. Sepanjang 2025, fasilitas renovasi rumah melalui Griya Tunas sudah disalurkan kepada 36.545 hunian, mendekati target pemerintah 50.000 unit.

“Pada segmen ini, kami menyasar pengusaha ultra mikro, terutama yang menjalankan usaha dari rumah. Melalui Griya Tunas, mereka dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus mendukung produktivitas usahanya dengan pembiayaan yang lebih aman, cepat, dan tidak membebani,” imbuh Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo . (mim/dio)

Most Read

1

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

Finansial
2

IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Finansial

Berita Terbaru

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

BI Salurkan Insentif Rp 36,38 T untuk Pembiayaan Hijau

Finansial•25 November 2025
IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

IHSG Dipengaruhi Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Finansial•24 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001