Loading...
Senin Pahing, 9 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Gresik
Home
›Gresik

Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok

Editor-Gresik
21 November 2025
SAMPLING: Satgas Pangan Polres Gresik mendata harga beras di Pasar Baru Gresik masih stabil menjelang tahun baru.
Klik untuk perbesar
LUDRY PRAYOGA/JAWA POS

SAMPLING: Satgas Pangan Polres Gresik mendata harga beras di Pasar Baru Gresik masih stabil menjelang tahun baru.

GRESIK – Anggota Polres Gresik mendatangi sejumlah pasar dan ritel modern di Gresik kemarin (20/11). Tim yang tergabung dalam Satgas Pangan itu mengecek stok dan harga beras SPHP, medium, dan premium.

Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho mengatakan, anggotanya mendatangi kios pasar Baru Gresik dan ritel modern GKB Kecamatan Manyar. "Tidak ditemukan beras curah," jelas Luthfi. Menurut dia, kegiatan itu dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras. Termasuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. ”(Harga beras, Red) Masih stabil. Beras premium berkisar Rp 14,9 ribu per kilogram. Beras SPHP berkisar Rp 12 ribu per kilogram," paparnya.

Dari hasil pengecekan itu, Luthfi menyimpulkan bahwa stok beras premium, medium, maupun SPHP di wilayah Gresik masih mencukupi. Termasuk harga beras di tingkat pedagang tetap sesuai dengan HET. ”Akan terus kami awasi secara berkala. Termasuk proses distribusi. Mengingat ada tren kenaikan permintaan menjelang pergantian tahun," tandas Alumnus Akpol 2021 itu.

Nur Laili, salah seorang pedagang menjelaskan bahwa permintaan beras medium premium cukup meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan dalam sehari dia bisa menjual lebih dari 10 sak tiap harinya. "Sudah dikemas 5 kilogram. Mungkin dianggap lebih praktis dan higienis," ungkapnya. (yog/eko)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025
Home
›Gresik
›Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok
SAMPLING: Satgas Pangan Polres Gresik mendata harga beras di Pasar Baru Gresik masih stabil menjelang tahun baru.
Gresik

Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok

Editor-21 November 2025
Klik untuk perbesar

SAMPLING: Satgas Pangan Polres Gresik mendata harga beras di Pasar Baru Gresik masih stabil menjelang tahun baru.

LUDRY PRAYOGA/JAWA POS

Bagikan artikel ini

GRESIK – Anggota Polres Gresik mendatangi sejumlah pasar dan ritel modern di Gresik kemarin (20/11). Tim yang tergabung dalam Satgas Pangan itu mengecek stok dan harga beras SPHP, medium, dan premium.

Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho mengatakan, anggotanya mendatangi kios pasar Baru Gresik dan ritel modern GKB Kecamatan Manyar. "Tidak ditemukan beras curah," jelas Luthfi. Menurut dia, kegiatan itu dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras. Termasuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. ”(Harga beras, Red) Masih stabil. Beras premium berkisar Rp 14,9 ribu per kilogram. Beras SPHP berkisar Rp 12 ribu per kilogram," paparnya.

Dari hasil pengecekan itu, Luthfi menyimpulkan bahwa stok beras premium, medium, maupun SPHP di wilayah Gresik masih mencukupi. Termasuk harga beras di tingkat pedagang tetap sesuai dengan HET. ”Akan terus kami awasi secara berkala. Termasuk proses distribusi. Mengingat ada tren kenaikan permintaan menjelang pergantian tahun," tandas Alumnus Akpol 2021 itu.

Nur Laili, salah seorang pedagang menjelaskan bahwa permintaan beras medium premium cukup meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan dalam sehari dia bisa menjual lebih dari 10 sak tiap harinya. "Sudah dikemas 5 kilogram. Mungkin dianggap lebih praktis dan higienis," ungkapnya. (yog/eko)

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001