Loading...
Minggu Kliwon, 22 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Gresik
Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025

Update

Kelabuhi Petugas, Pemilik Warkop di Gresik  Simpan Ratusan Botol Miras di Kaleng Cat

Kelabuhi Petugas, Pemilik Warkop di Gresik Simpan Ratusan Botol Miras di Kaleng Cat

Gresik•24 November 2025
Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda

Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda

Gresik•24 November 2025
Deretan Tanggul Jebol Picu Luapan Kali Lamong, Perbaikan Darurat Dipercepat

Deretan Tanggul Jebol Picu Luapan Kali Lamong, Perbaikan Darurat Dipercepat

Gresik•24 November 2025
Terdakwa Pelaku Tambang Ilegal   Dapat Vonis di Bawah Tuntutan

Terdakwa Pelaku Tambang Ilegal Dapat Vonis di Bawah Tuntutan

Gresik•21 November 2025
Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok

Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok

Gresik•21 November 2025

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik
3

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik
4

Ponpes Al Furqon Driyorejo Kembangkan Pendidikan Terpadu

Gresik
5

Dinkes Latih Kader Posyandu Baca Risiko Balita Stunting

Gresik

Berita Lain

Pelebaran Ruas Bringkang—Lakarsantri  Digelar pada Musim Hujan, Jalan Jadi Licin

Pelebaran Ruas Bringkang—Lakarsantri Digelar pada Musim Hujan, Jalan Jadi Licin

Gresik•21 November 2025
Bupati Gresik Berikan Penghargaan Kepada Pendonor Darah Sebanyak 50 dan 75 Kali

Bupati Gresik Berikan Penghargaan Kepada Pendonor Darah Sebanyak 50 dan 75 Kali

Gresik•21 November 2025
Tanggul Kali Lamong Jebol,   380 Rumah Masih Terendam

Tanggul Kali Lamong Jebol, 380 Rumah Masih Terendam

Gresik•21 November 2025
Pemkab Gresik Terima BKN Award 2025

Pemkab Gresik Terima BKN Award 2025

Gresik•21 November 2025

Halaman Rumah Anggota DPRD Gresik Diserbu Tawon Vespa

Gresik-21 November 2025

Polres Gresik Rombak 11 Pejabat Utama, Mulai dari Wakapolres hingga Kapolsek

Gresik-20 November 2025

Perjuangkan Akses Lapangan Kerja untuk Pekerja Lokal, Depicab Soksi Gresik Audiensi dengan Disnaker

Gresik-20 November 2025

Tanggul Jebol Lagi, Luapan Kali Lamong Banjiri 6 Desa

Gresik-20 November 2025

Pakai Modus Tawarkan Pekerjaan Bergaji Menggiurkan, Dua Pria Gasak Motor Korban

Gresik-20 November 2025

Tak Ada Kapal, Jenazah Dibawa Keluarga Memakai Perahu Nelayan

Gresik-19 November 2025

Sekolah Berbiaya Tinggi Tidak Dapat Jatah Bosda

Gresik-19 November 2025

Puskesmas di Bawean Sudah Punya Fasilitas Rawat Inap

Gresik-19 November 2025

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik
3

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik
4

Ponpes Al Furqon Driyorejo Kembangkan Pendidikan Terpadu

Gresik
5

Dinkes Latih Kader Posyandu Baca Risiko Balita Stunting

Gresik
Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi
GALIH WICAKSONO/JAWA POS
Gresik

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

GRESIK – Komunitas peduli lingkungan Earth Hour (EH) Gresik punya cara menarik untuk memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh Jumat (21/11). Sejak akhir pekan lalu, mereka menggelar aksi cabut paku yang tertancap di pohon-pohon di jalanan Kota Pudak. Seperti kemarin (24/11), bersama puluhan siswa MTs Ma’arif Sidomukti, mereka mencabuti paku, kawat, sisa-sisa poster, hingga benda lain yang tertancap di pohon-pohon di sepanjang Jalan Sunan Giri, Kebomas. Ketua EH Gresik M Zubaidi Setyawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa pohon adalah makhluk hidup yang perlu dijaga. ”Memaku pohon berdampak terhadap keseimbangan lingkungan,” katanya. Dia menjelaskan, memasangi benda-benda di pohon membawa efek buruk. Seperti membuat kambium pohon rusak, pohon rentan terserang penyakit, bahkan akhirnya mati. ”Dampak paling parah, pohon bisa rapuh dan sewaktu-waktu tumbang, itu bisa membahayakan pengguna jalan," ujarnya. Sementara itu, aksi cabut paku yang digelar pegiat EH Gresik bersama siswa MTs Ma’arif Sidomukti menghasilkan temuan mencengangkan. Dalam dua jam, peserta aksi mengumpulkan 7 kilogram paku. ”Seluruh paku dan benda logam yang berhasil dicabut kemudian dikumpulkan lalu dijual, selanjutnya uangnya dibelikan bibit pohon yang dibagikan ke masyarakat,” kata Adrian, salah seorang pembina Pecinta Alam MTs Ma’arif Sidomukti. Para pegiat lingkungan berharap aksi cabut paku tersebut bisa membuat...

25 November 2025

Update

Kelabuhi Petugas, Pemilik Warkop di Gresik  Simpan Ratusan Botol Miras di Kaleng Cat
Ludry Prayoga/Jawa Pos
Gresik

Kelabuhi Petugas, Pemilik Warkop di Gresik Simpan Ratusan Botol Miras di Kaleng Cat

GRESIK – Unit Turjawali Satsamapta Polres Gresik menyita sedikitnya 106 botol miras dalam operasi di sebuah warung kawasan pelabuhan Kelurahan Kroman Minggu (23/11) dini hari. Diketahui, pemilik warung sempat berusaha menyembunyikan botol-botol miras agar tidak ketahuan. Caranya, menaruhnya di wadah-wadah bekas kaleng cat. Namun, upaya ”kamuflase” tersebut gagal total. Operasi itu bermula dari laporan warga terkait praktik peredaran dan transaksi miras ilegal di wilayah pelabuhan Gresik. ”Lalu kami menerjunkan tim untuk melaksanakan patroli dan penyisiran," papar Kasatsamapta Polres Gresik AKP Satriyono. Polisi mencurigai keberadaan warung kopi yang masih beroperasi hingga dini hari. Setelah melakukan penggeledahan di etalase warung, petugas belum menemukan miras ilegal yang dicurigai. ”Kami terus lakukan penggeledahan. Ternyata, miras disimpan di wadah bekas cat yang terletak di samping warung," bebernya. Penggeledahan berlanjut hingga ke gudang belakang. Petugas pun mendapati puluhan arak Bali yang masih tersimpan di dalam kardus. ”Total ada 106 botol miras berbagai jenis yang kami amankan. Pemilik warung kami periksa untuk proses sanksi tipiring," ungkapnya. Di hadapan petugas, pemilik warung, Della Puspitasari, mengaku menjajakan miras ilegal untuk menambah pemasukan. Seluruh miras itu didapat dari penyuplai wilayah Surabaya. ”Kurang lebih lima bulan jualan miras. Pembeli mayoritas pekerja pelabuhan,” tuturnya. (yog/ris)

24 November 2025
Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda
GALIH WICAKSONO/JAWA POS
Gresik

Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda

Tembok rumah warga di Jalan Kramat Langon, Kecamatan Gresik, terpaksa dibongkar oleh tim Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik pada akhir pekan lalu. Pemicunya, tembok itu berdiri di atas saluran air. Keberadaan tembok tersebut diduga menjadi salah satu penyebab banjir di sebagian wilayah kota. Sebab, tembok itu membuat saluran menyempit. Dari awalnya berdiameter 60–80 sentimeter, kini tinggal 35 sentimeter. ”Kami ajak ngobrol pemilik rumah dan menyadari. Dan Alhamdulillah pemilik berinisiatif membongkar sendiri. Kami apresiasi atas kesadarannya,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatus Sa’diyah. Selain di Kramat Langon, DCKPKP mensinyalir masih banyak saluran-saluran drainase di wilayah perkotaan yang fungsinya terganggu akibat bangunan milik warga. Situasi itulah yang membuat banjir di perkotaan sulit teratasi tuntas. Tak hanya masalah bangunan, jaringan drainase di wilayah perkotaan juga masih terganggu problem klasik: tumpukan sampah beraneka ragam. Mulai sampah kecil hingga sampah berukuran besar seperti kasur bekas, ranjang bekas, hingga perabot yang dibuang sembarangan. Praktik tidak bertanggung jawab itu berkali-kali ditemukan tim DCKPKP saat membersihkan saluran drainase yang mengarah ke hilir. Di antaranya di Pulopancikan hingga Lumpur. Kualitas jaringan drainase juga menjadi pemicu utama banjir di wilayah perbatasan kota. Seperti di sepanjang jalur protokol Gresik Kota Baru (GKB), wilayah Suci (Manyar), hingga kawasan...

24 November 2025
Deretan Tanggul Jebol Picu Luapan Kali Lamong, Perbaikan Darurat Dipercepat
LUDRY PRAYOGA/JAWA POS
Gresik

Deretan Tanggul Jebol Picu Luapan Kali Lamong, Perbaikan Darurat Dipercepat

Banjir di wilayah-wilayah langganan masih jadi PR yang ditangani oleh pemangku kebijakan di Gresik. Tak hanya banjir akibat luapan daerah aliran sungai (DAS) yang melintasi wilayah Kota Pudak, tapi juga banjir tengah kota. ================================================== Selama beberapa tahun terakhir, atensi pemkab terhadap penanganan banjir tahunan akibat luapan Kali Lamong sebenarnya sudah besar. Sederet proyek besar digulirkan. Salah satunya adalah revitalisasi dan normalisasi sungai serta anak sungai di wilayah aliran. Lewat proyek ini, fungsi dan daya tampung Kali Lamong dimaksimalkan. Tak hanya itu, pemkab juga menggulirkan metode baru, yakni mendirikan kolam retensi (penampungan). Satu sudah beroperasi, yakni di kawasan Tambakberas (Cerme). Selanjutnya, kolam ini dibangun di titik lain di wilayah lintasan Kali Lamong. Proyeksinya ada lima titik. Hanya saja, sejauh ini banjir akibat luapan Kali Lamong masih terjadi. Bahkan, banjir sudah muncul di awal masa musim penghujan. Namun, area yang terdampak di fase awal berbeda. Biasanya hulu lebih dulu. Tapi saat ini, yang paling terdampak adalah wilayah hilir, terutama di Menganti, sebagian Kedamean, dan Cerme. ”Dari hasil evaluasi, banjir dipicu jebolnya tanggul-tanggul sungai di wilayah tersebut. Ini yang perlu jadi atensi,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi. Di Menganti, jebolnya tanggul di Desa Pranti membuat air meluber ke permukiman...

24 November 2025
Terdakwa Pelaku Tambang Ilegal   Dapat Vonis di Bawah Tuntutan
LUDRY PRAYOGA/JAWA POS
Gresik

Terdakwa Pelaku Tambang Ilegal Dapat Vonis di Bawah Tuntutan

GRESIK- Drama persidangan kasus penambangan ilegal galian C di bantaran Bengawan Solo wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, mencapai puncak. Kedua terdakwa, yakni Ali Imron dan Ibnu Abdullah, divonis hakim dengan hukuman penjara 1 tahun 4 bulan. Vonis itu lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta keduanya dihukum dua tahun penjara. Vonis itu juga jauh dari ancaman maksimal hukuman berdasarkan UU 3/2020 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) yang mencapai 5 tahun. Majelis hakim yang diketuai Ersin memiliki pendapat lain. Para terdakwa disebut telah mengakui seluruh perbuatannya dan bersikap kooperatif selama proses hukum bergulir. ”Menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun 4 bulan. Serta denda Rp 1 miliar subsider kurungan 1 bulan penjara," tuturnya dalam sidang pada Selasa (18/11). Hakim juga memberikan kesempatan kepada para terdakwa dan JPU untuk melakukan upaya hukum lanjutan. Merespons hal tersebut, JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Imamal Muttaqin menyatakan pikir-pikir. Sebab, kedua terdakwa sengaja melakukan pengerukan lahan untuk dijadikan tambak ikan. ”Tanpa dilengkapi perizinan izin usaha pertambangan (IUP), izin pertambangan rakyat (IPR), dan izin usaha pertambangan khusus (IUPK),” katanya. Selain itu, selama beroperasi, setidaknya terdapat 96 rit tanah yang berhasil dikeruk dan dijual seharga Rp 200 ribu tiap ritnya. Sementara itu, para terdakwa menerima vonis tersebut....

21 November 2025
Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok
LUDRY PRAYOGA/JAWA POS
Gresik

Polres Gresik Keliling Pasar hingga Toko Modern untuk Pantau Harga Bahan Pokok

GRESIK – Anggota Polres Gresik mendatangi sejumlah pasar dan ritel modern di Gresik kemarin (20/11). Tim yang tergabung dalam Satgas Pangan itu mengecek stok dan harga beras SPHP, medium, dan premium. Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho mengatakan, anggotanya mendatangi kios pasar Baru Gresik dan ritel modern GKB Kecamatan Manyar. "Tidak ditemukan beras curah," jelas Luthfi. Menurut dia, kegiatan itu dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras. Termasuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. ”(Harga beras, Red) Masih stabil. Beras premium berkisar Rp 14,9 ribu per kilogram. Beras SPHP berkisar Rp 12 ribu per kilogram," paparnya. Dari hasil pengecekan itu, Luthfi menyimpulkan bahwa stok beras premium, medium, maupun SPHP di wilayah Gresik masih mencukupi. Termasuk harga beras di tingkat pedagang tetap sesuai dengan HET. ”Akan terus kami awasi secara berkala. Termasuk proses distribusi. Mengingat ada tren kenaikan permintaan menjelang pergantian tahun," tandas Alumnus Akpol 2021 itu. Nur Laili, salah seorang pedagang menjelaskan bahwa permintaan beras medium premium cukup meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan dalam sehari dia bisa menjual lebih dari 10 sak tiap harinya. "Sudah dikemas 5 kilogram. Mungkin dianggap lebih praktis dan higienis," ungkapnya. (yog/eko)

21 November 2025

Berita Lain

Pelebaran Ruas Bringkang—Lakarsantri Digelar pada Musim Hujan, Jalan Jadi Licin

Gresik-21 November 2025

Bupati Gresik Berikan Penghargaan Kepada Pendonor Darah Sebanyak 50 dan 75 Kali

Gresik-21 November 2025

Tanggul Kali Lamong Jebol, 380 Rumah Masih Terendam

Gresik-21 November 2025

Pemkab Gresik Terima BKN Award 2025

Gresik-21 November 2025

Halaman Rumah Anggota DPRD Gresik Diserbu Tawon Vespa

Gresik-21 November 2025

Polres Gresik Rombak 11 Pejabat Utama, Mulai dari Wakapolres hingga Kapolsek

Gresik-20 November 2025

Perjuangkan Akses Lapangan Kerja untuk Pekerja Lokal, Depicab Soksi Gresik Audiensi dengan Disnaker

Gresik-20 November 2025

Tanggul Jebol Lagi, Luapan Kali Lamong Banjiri 6 Desa

Gresik-20 November 2025

Pakai Modus Tawarkan Pekerjaan Bergaji Menggiurkan, Dua Pria Gasak Motor Korban

Gresik-20 November 2025

Tak Ada Kapal, Jenazah Dibawa Keluarga Memakai Perahu Nelayan

Gresik-19 November 2025

Sekolah Berbiaya Tinggi Tidak Dapat Jatah Bosda

Gresik-19 November 2025

Puskesmas di Bawean Sudah Punya Fasilitas Rawat Inap

Gresik-19 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001