Loading...
Jumat Pon, 20 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Gresik
Home
›Gresik

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Editor-Gresik
25 November 2025
PEDULI LINGKUNGAN: Para siswa MTs Ma’arif Sidomukti mencabuti paku-paku dan logam yang tertancap di salah satu pohon yang tertanam di Jalan Sunan Giri, Kebomas kemarin (24/11).
Klik untuk perbesar
GALIH WICAKSONO/JAWA POS

PEDULI LINGKUNGAN: Para siswa MTs Ma’arif Sidomukti mencabuti paku-paku dan logam yang tertancap di salah satu pohon yang tertanam di Jalan Sunan Giri, Kebomas kemarin (24/11).

Dari Aksi Lingkungan Kolaborasi EH Gresik dan MTs Ma’arif Sidomukti

GRESIK – Komunitas peduli lingkungan Earth Hour (EH) Gresik punya cara menarik untuk memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh Jumat (21/11). Sejak akhir pekan lalu, mereka menggelar aksi cabut paku yang tertancap di pohon-pohon di jalanan Kota Pudak.

Seperti kemarin (24/11), bersama puluhan siswa MTs Ma’arif Sidomukti, mereka mencabuti paku, kawat, sisa-sisa poster, hingga benda lain yang tertancap di pohon-pohon di sepanjang Jalan Sunan Giri, Kebomas.

Ketua EH Gresik M Zubaidi Setyawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa pohon adalah makhluk hidup yang perlu dijaga. ”Memaku pohon berdampak terhadap keseimbangan lingkungan,” katanya.

Dia menjelaskan, memasangi benda-benda di pohon membawa efek buruk. Seperti membuat kambium pohon rusak, pohon rentan terserang penyakit, bahkan akhirnya mati. ”Dampak paling parah, pohon bisa rapuh dan sewaktu-waktu tumbang, itu bisa membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Sementara itu, aksi cabut paku yang digelar pegiat EH Gresik bersama siswa MTs Ma’arif Sidomukti menghasilkan temuan mencengangkan. Dalam dua jam, peserta aksi mengumpulkan 7 kilogram paku. ”Seluruh paku dan benda logam yang berhasil dicabut kemudian dikumpulkan lalu dijual, selanjutnya uangnya dibelikan bibit pohon yang dibagikan ke masyarakat,” kata Adrian, salah seorang pembina Pecinta Alam MTs Ma’arif Sidomukti.

Para pegiat lingkungan berharap aksi cabut paku tersebut bisa membuat pohon bernapas kembali dan mampu memberikan manfaat bagi perbaikan kualitas udara di Kota Pudak. ”Semoga, warga juga makin sadar bahwa pohon bukan papan reklame,” kata Caramel, salah satu relawan EH Gresik. (son/ris)

Baca Juga

Dinkes Latih Kader Posyandu Baca Risiko Balita Stunting

Galeri Foto

Klik untuk perbesar

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik
2

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik

Berita Terbaru

Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025
Bikin Resah Kaum Hawa,   Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik•25 November 2025
Home
›Gresik
›Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi
PEDULI LINGKUNGAN: Para siswa MTs Ma’arif Sidomukti mencabuti paku-paku dan logam yang tertancap di salah satu pohon yang tertanam di Jalan Sunan Giri, Kebomas kemarin (24/11).
Gresik

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Editor-25 November 2025
Klik untuk perbesar

PEDULI LINGKUNGAN: Para siswa MTs Ma’arif Sidomukti mencabuti paku-paku dan logam yang tertancap di salah satu pohon yang tertanam di Jalan Sunan Giri, Kebomas kemarin (24/11).

GALIH WICAKSONO/JAWA POS

Bagikan artikel ini

Dari Aksi Lingkungan Kolaborasi EH Gresik dan MTs Ma’arif Sidomukti

GRESIK – Komunitas peduli lingkungan Earth Hour (EH) Gresik punya cara menarik untuk memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh Jumat (21/11). Sejak akhir pekan lalu, mereka menggelar aksi cabut paku yang tertancap di pohon-pohon di jalanan Kota Pudak.

Seperti kemarin (24/11), bersama puluhan siswa MTs Ma’arif Sidomukti, mereka mencabuti paku, kawat, sisa-sisa poster, hingga benda lain yang tertancap di pohon-pohon di sepanjang Jalan Sunan Giri, Kebomas.

Ketua EH Gresik M Zubaidi Setyawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa pohon adalah makhluk hidup yang perlu dijaga. ”Memaku pohon berdampak terhadap keseimbangan lingkungan,” katanya.

Dia menjelaskan, memasangi benda-benda di pohon membawa efek buruk. Seperti membuat kambium pohon rusak, pohon rentan terserang penyakit, bahkan akhirnya mati. ”Dampak paling parah, pohon bisa rapuh dan sewaktu-waktu tumbang, itu bisa membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Sementara itu, aksi cabut paku yang digelar pegiat EH Gresik bersama siswa MTs Ma’arif Sidomukti menghasilkan temuan mencengangkan. Dalam dua jam, peserta aksi mengumpulkan 7 kilogram paku. ”Seluruh paku dan benda logam yang berhasil dicabut kemudian dikumpulkan lalu dijual, selanjutnya uangnya dibelikan bibit pohon yang dibagikan ke masyarakat,” kata Adrian, salah seorang pembina Pecinta Alam MTs Ma’arif Sidomukti.

Para pegiat lingkungan berharap aksi cabut paku tersebut bisa membuat pohon bernapas kembali dan mampu memberikan manfaat bagi perbaikan kualitas udara di Kota Pudak. ”Semoga, warga juga makin sadar bahwa pohon bukan papan reklame,” kata Caramel, salah satu relawan EH Gresik. (son/ris)

Baca Juga

Dinkes Latih Kader Posyandu Baca Risiko Balita Stunting

Galeri Foto

Klik untuk perbesar

Most Read

1

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik
2

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik

Berita Terbaru

Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025
Bikin Resah Kaum Hawa,   Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Bikin Resah Kaum Hawa, Warga Lamongan Spesialis Maling "Daleman" Diamankan Polisi

Gresik•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001