Loading...
Kamis Pahing, 19 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Jawa Timur
Home
›Jawa Timur

Akses Solar Bersubsidi Diblokir Pertamina, Pengusaha Angkutan di Jatim Menjerit

Editor-Jawa Timur
19 November 2025
KELIMPUNGAN: Sejumlah angkutan barang berjejer untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Surabaya. Saat ini, akses mereka untuk mendapatkan BBM bersubsidi diblokir.
Klik untuk perbesar
DOK. JAWAPOS

KELIMPUNGAN: Sejumlah angkutan barang berjejer untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Surabaya. Saat ini, akses mereka untuk mendapatkan BBM bersubsidi diblokir.

Klaim Alami Kerugian Puluhan Miliar

SURABAYA- Para pelaku usaha angkutan barang di wilayah Jatim tengah kelimpungan. Pemicunya, mereka tidak bisa membeli BBM subsidi jenis biosolar imbas pemblokiran QR Code oleh Pertamina.

Akibat pemblokiran itu, operasional armada angkutan barang terganggu. Para pengusaha juga mengaku mengalami kerugian besar. Di sisi lain, Pertamina memiliki alasan tersendiri menerapkan kebijakan tersebut.

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jatim Sundoro menyebut masalah tersebut membuat kelancaran distribusi logistik terganggu. ”Tak hanya di wilayah Jatim, tapi juga secara nasional,” katanya kemarin (18/11).

Selain itu, kata Sundoro, kebijakan tersebut membuat operasional sebagian armada angkutan barang terhenti. ”Ini juga menimbulkan kerugian. Jika diestimasi mencapai Rp 20 miliar per bulan," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah beraudiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Dalam pertemuan itu, gambaran kondisi teknis di lapangan disampaikan secara lengkap.

Dia mengakui bahwa penerapan digitalisasi untuk pengawasan penyaluran BBM subsidi oleh Pertamina merupakan langkah positif. ”Namun, implementasinya belum sepenuhnya adaptif terhadap realitas operasional sektor angkutan barang,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta PT Pertamina Patra Niaga segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki mekanisme implementasi sistem tersebut.

Respons Pertamina

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan, pemblokiran QR Code dilakukan karena adanya indikasi penyalahgunaan oleh pemilik kendaraan. ”Yakni penggunaan QR Code yang tidak sesuai dengan data kendaraan,” katanya.

Baca Juga

Tanggul Kali Lamong Jebol, Air Meluap ke Dua Desa

Selain itu, juga ditemukan pembelian dengan jumlah tidak wajar dan dilakukan berulang dalam waktu berdekatan.

Melalui pengawasan ketat, diharapkan bantuan energi dari pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat dan pelaku usaha yang berhak. ”Selain itu, pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari edukasi agar para pengguna memahami pentingnya tertib dalam pembelian BBM bersubsidi,” ujarnya. (ian/ris)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur
2

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Jawa Timur

Berita Terbaru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih   Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur•25 November 2025
Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Jawa Timur•25 November 2025
Home
›Jawa Timur
›Akses Solar Bersubsidi Diblokir Pertamina, Pengusaha Angkutan di Jatim Menjerit
KELIMPUNGAN: Sejumlah angkutan barang berjejer untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Surabaya. Saat ini, akses mereka untuk mendapatkan BBM bersubsidi diblokir.
Jawa Timur

Akses Solar Bersubsidi Diblokir Pertamina, Pengusaha Angkutan di Jatim Menjerit

Editor-19 November 2025
Klik untuk perbesar

KELIMPUNGAN: Sejumlah angkutan barang berjejer untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Surabaya. Saat ini, akses mereka untuk mendapatkan BBM bersubsidi diblokir.

DOK. JAWAPOS

Bagikan artikel ini

Klaim Alami Kerugian Puluhan Miliar

SURABAYA- Para pelaku usaha angkutan barang di wilayah Jatim tengah kelimpungan. Pemicunya, mereka tidak bisa membeli BBM subsidi jenis biosolar imbas pemblokiran QR Code oleh Pertamina.

Akibat pemblokiran itu, operasional armada angkutan barang terganggu. Para pengusaha juga mengaku mengalami kerugian besar. Di sisi lain, Pertamina memiliki alasan tersendiri menerapkan kebijakan tersebut.

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jatim Sundoro menyebut masalah tersebut membuat kelancaran distribusi logistik terganggu. ”Tak hanya di wilayah Jatim, tapi juga secara nasional,” katanya kemarin (18/11).

Selain itu, kata Sundoro, kebijakan tersebut membuat operasional sebagian armada angkutan barang terhenti. ”Ini juga menimbulkan kerugian. Jika diestimasi mencapai Rp 20 miliar per bulan," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah beraudiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Dalam pertemuan itu, gambaran kondisi teknis di lapangan disampaikan secara lengkap.

Dia mengakui bahwa penerapan digitalisasi untuk pengawasan penyaluran BBM subsidi oleh Pertamina merupakan langkah positif. ”Namun, implementasinya belum sepenuhnya adaptif terhadap realitas operasional sektor angkutan barang,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta PT Pertamina Patra Niaga segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki mekanisme implementasi sistem tersebut.

Respons Pertamina

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan, pemblokiran QR Code dilakukan karena adanya indikasi penyalahgunaan oleh pemilik kendaraan. ”Yakni penggunaan QR Code yang tidak sesuai dengan data kendaraan,” katanya.

Baca Juga

Tanggul Kali Lamong Jebol, Air Meluap ke Dua Desa

Selain itu, juga ditemukan pembelian dengan jumlah tidak wajar dan dilakukan berulang dalam waktu berdekatan.

Melalui pengawasan ketat, diharapkan bantuan energi dari pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat dan pelaku usaha yang berhak. ”Selain itu, pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari edukasi agar para pengguna memahami pentingnya tertib dalam pembelian BBM bersubsidi,” ujarnya. (ian/ris)

Most Read

1

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur
2

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Jawa Timur

Berita Terbaru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih   Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Menkop Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Alternatif Lapangan Pekerjaan Baru

Jawa Timur•25 November 2025
Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Imbas Longsor, Lalu Lintas Jembatan Embong Brantas Dibatasi

Jawa Timur•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001