Loading...
Minggu Kliwon, 22 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Gresik
Home
›Gresik

Tanggul Kali Lamong Jebol, Air Meluap ke Dua Desa

Editor-Gresik
13 November 2025
KEMBALI TERJADI: Luberan air akibat luapan Kali Lamong mulai memasuki wilayah Desa Glindah, Kedamean sejak kemarin (12/11). Sebagian rumah warga mulai tergenang.
Klik untuk perbesar
Ludry Prayoga/Jawa Pos

KEMBALI TERJADI: Luberan air akibat luapan Kali Lamong mulai memasuki wilayah Desa Glindah, Kedamean sejak kemarin (12/11). Sebagian rumah warga mulai tergenang.

GRESIK– Prediksi bahwa banjir akibat luapan Kali Lamong masih akan terjadi sepanjang musim hujan kali ini terbukti. Kemarin (12/11), tingginya debit air membuat tanggul anak sungai di dua titik jebol. Akibatnya, air meluap ke dua desa di dua kecamatan.

Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, dua titik tanggul yang jebol berada di anak Kali Lamong, yakni di Kali Gluran (Benjeng) dan Glindah (Kedamean).

Dampaknya, luapan air menggenangi sekitar 100 rumah warga di Desa Gluranploso dan Desa Glindah. Selain itu, luberan juga merendam jalan lingkungan dan sekitar 100 hektare sawah warga di wilayah terdampak.

”Dari laporan, debit air mulai meningkat sejak pukul 03.00 WIB,” kata Kepala BPBD Gresik Sukardi.

Luberan air juga terpantau merembet ke sejumlah kawasan permukiman di wilayah Menganti. Kondisi itu diperparah oleh saluran drainase yang kurang memadai. ”Tim sudah terjun ke lapangan untuk melakukan penanganan,” tambahnya.

Hingga kemarin, tim BPBD bersama sejumlah instansi terkait masih berupaya mengurangi genangan air menggunakan mobil pompa milik BBWS. BPBD juga berencana mengerahkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik.

Sementara itu, berdasarkan pantauan tinggi muka air (TMA), kawasan hilir Kali Lamong di Desa Boboh, Kecamatan Menganti, telah memasuki siaga merah, dengan ketinggian debit air mencapai 5,10 meter. ”Masih ada kemungkinan meningkat, mengingat cuaca saat ini berawan,” tandasnya. (yog/ris)

Baca Juga

Akses Solar Bersubsidi Diblokir Pertamina, Pengusaha Angkutan di Jatim Menjerit

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025
Home
›Gresik
›Tanggul Kali Lamong Jebol, Air Meluap ke Dua Desa
KEMBALI TERJADI: Luberan air akibat luapan Kali Lamong mulai memasuki wilayah Desa Glindah, Kedamean sejak kemarin (12/11). Sebagian rumah warga mulai tergenang.
Gresik

Tanggul Kali Lamong Jebol, Air Meluap ke Dua Desa

Editor-13 November 2025
Klik untuk perbesar

KEMBALI TERJADI: Luberan air akibat luapan Kali Lamong mulai memasuki wilayah Desa Glindah, Kedamean sejak kemarin (12/11). Sebagian rumah warga mulai tergenang.

Ludry Prayoga/Jawa Pos

Bagikan artikel ini

GRESIK– Prediksi bahwa banjir akibat luapan Kali Lamong masih akan terjadi sepanjang musim hujan kali ini terbukti. Kemarin (12/11), tingginya debit air membuat tanggul anak sungai di dua titik jebol. Akibatnya, air meluap ke dua desa di dua kecamatan.

Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, dua titik tanggul yang jebol berada di anak Kali Lamong, yakni di Kali Gluran (Benjeng) dan Glindah (Kedamean).

Dampaknya, luapan air menggenangi sekitar 100 rumah warga di Desa Gluranploso dan Desa Glindah. Selain itu, luberan juga merendam jalan lingkungan dan sekitar 100 hektare sawah warga di wilayah terdampak.

”Dari laporan, debit air mulai meningkat sejak pukul 03.00 WIB,” kata Kepala BPBD Gresik Sukardi.

Luberan air juga terpantau merembet ke sejumlah kawasan permukiman di wilayah Menganti. Kondisi itu diperparah oleh saluran drainase yang kurang memadai. ”Tim sudah terjun ke lapangan untuk melakukan penanganan,” tambahnya.

Hingga kemarin, tim BPBD bersama sejumlah instansi terkait masih berupaya mengurangi genangan air menggunakan mobil pompa milik BBWS. BPBD juga berencana mengerahkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik.

Sementara itu, berdasarkan pantauan tinggi muka air (TMA), kawasan hilir Kali Lamong di Desa Boboh, Kecamatan Menganti, telah memasuki siaga merah, dengan ketinggian debit air mencapai 5,10 meter. ”Masih ada kemungkinan meningkat, mengingat cuaca saat ini berawan,” tandasnya. (yog/ris)

Baca Juga

Akses Solar Bersubsidi Diblokir Pertamina, Pengusaha Angkutan di Jatim Menjerit

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001