Loading...
Jumat Pon, 20 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Kementerian
Home
›Kementerian

Dorong Pangan Lokal, Kemenbud Raih Anugerah Bakti Nusantara

Editor-Kementerian
1 Desember 2025
APRESIASI: Delegasi Kemenbud menerima trofi penghargaan Anugerah Bakti Nusantara
Klik untuk perbesar
HUMAS KEMENBUD

APRESIASI: Delegasi Kemenbud menerima trofi penghargaan Anugerah Bakti Nusantara

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) aktif mendorong pemanfaatan sumber pangan lokal nusantara. Khususnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berkat kampanye pemanfaatan pangan lokal itu, Kementerian Kebudayaan menerima penghargaan Anugerah Bakti Nusantara 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan. Kampanye lewat gerakan pangan lokal untuk MBG itu dijalankan oleh Direktorat Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Kementerian Kebudayaan.

Restu mengatakan mereka siap mendukung program MBG, sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu dilakukan lewat program Gerakan Pangan Lokal Nusantara (GPLN).

"Di tengah tantangan global terhadap keragaman pola konsumsi pangan, Kementerian Kebudayaan tidak sekadar berbicara tentang pelestarian tradisi," jelasnya. Tetapi mengubahnya menjadi gerakan kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal. Karena bagi dia, urusan pangan erat kaitannya dengan nilai-budaya dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Lewat GPLN itu, Kementerian Kebudayaan berupaya menghidupkan kembali nilai budaya dan kearifan lokal dalam ragam sumber pangan tradisional. Seperti sagu, jagung, kacang-kacangan, dan umbi-umbian. "Pangan ini bukan sekadar bahan makan. Tetapi simbol kebersamaan, ketahanan dan keberagaman Indonesia," jelasnya. (wan/bas)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian
2

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian

Berita Terbaru

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian•3 Desember 2025
Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian•2 Desember 2025
Home
›Kementerian
›Dorong Pangan Lokal, Kemenbud Raih Anugerah Bakti Nusantara
APRESIASI: Delegasi Kemenbud menerima trofi penghargaan Anugerah Bakti Nusantara
Kementerian

Dorong Pangan Lokal, Kemenbud Raih Anugerah Bakti Nusantara

Editor-1 Desember 2025
Klik untuk perbesar

APRESIASI: Delegasi Kemenbud menerima trofi penghargaan Anugerah Bakti Nusantara

HUMAS KEMENBUD

Bagikan artikel ini

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) aktif mendorong pemanfaatan sumber pangan lokal nusantara. Khususnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berkat kampanye pemanfaatan pangan lokal itu, Kementerian Kebudayaan menerima penghargaan Anugerah Bakti Nusantara 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan. Kampanye lewat gerakan pangan lokal untuk MBG itu dijalankan oleh Direktorat Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Kementerian Kebudayaan.

Restu mengatakan mereka siap mendukung program MBG, sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu dilakukan lewat program Gerakan Pangan Lokal Nusantara (GPLN).

"Di tengah tantangan global terhadap keragaman pola konsumsi pangan, Kementerian Kebudayaan tidak sekadar berbicara tentang pelestarian tradisi," jelasnya. Tetapi mengubahnya menjadi gerakan kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal. Karena bagi dia, urusan pangan erat kaitannya dengan nilai-budaya dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Lewat GPLN itu, Kementerian Kebudayaan berupaya menghidupkan kembali nilai budaya dan kearifan lokal dalam ragam sumber pangan tradisional. Seperti sagu, jagung, kacang-kacangan, dan umbi-umbian. "Pangan ini bukan sekadar bahan makan. Tetapi simbol kebersamaan, ketahanan dan keberagaman Indonesia," jelasnya. (wan/bas)

Most Read

1

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian
2

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian

Berita Terbaru

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian•3 Desember 2025
Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian•2 Desember 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001