Loading...
Jumat Legi, 13 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Gresik
Home
›Gresik

Terlibat Konflik, Dua Pegawai DPUTR Gresik Segera Dipanggil

Editor-Gresik
13 November 2025
Ilustrasi
Klik untuk perbesar
GEMINI AI

Ilustrasi

Seusai Kasusnya Dilaporkan ke Polisi, Korban Mengaku Terluka di Hidung

GRESIK- Konflik yang disertai dugaan kekerasan yang melibatkan dua aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mendapat atensi Pemkab.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Gresik sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Instansi itu juga segera memanggil keduanya untuk dimintai klarifikasi. Sebab, perkara itu sudah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

”Kami baru mendapatkan laporannya pekan lalu dari BKN. Sebab, setahu kami, masalah tersebut sudah dimediasi di Dinas PU (DPUTR, Red). Sehingga tidak sampai ke kami,” kata Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Utomo kemarin.

Mantan Camat Gresik itu membenarkan bahwa salah satu ASN yang menjadi korban sempat mengajukan permohonan mutasi. ”Tapi tidak disertai latar belakang masalah. Sedangkan mutasi harus melalui berbagai pertimbangan,” katanya.

Agung berharap setelah pemanggilan itu kedua belah pihak bisa menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro menjelaskan bahwa perseteruan itu terjadi pada Mei 2024 lalu. ”Keduanya anak (buah, Red) saya. Saat itu juga, sebagai pimpinan, saya langsung ke rumahnya meminta maaf kepada keluarga (korban pelapor, Red),” ucapnya.

Bahkan, saat mediasi di internal DPUTR, kedua ASN itu sudah sepakat untuk saling berdamai. ”Saya juga kaget kok sekarang ramai lagi, padahal dulu sudah mediasi,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, kasus ini mencuat setelah salah satu ASN, DRA, 31, melapor ke Polres Gresik. Dia mengadu telah mengalami kekerasan fisik oleh terlapor SB, yang juga ASN di dinas tersebut pada 17 Mei 2024 silam. Berdasarkan laporannya, dia terlibat konflik dengan SB, lalu mengaku dilempar botol. Versi DRA, dia mengalami luka di hidung.

Baca Juga

Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda

Meski sudah ada mediasi, dia merasa tidak mendapat keadilan. DRA lantas membawa kasus itu ke polisi. (yog/ris)

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025
Home
›Gresik
›Terlibat Konflik, Dua Pegawai DPUTR Gresik Segera Dipanggil
Ilustrasi
Gresik

Terlibat Konflik, Dua Pegawai DPUTR Gresik Segera Dipanggil

Editor-13 November 2025
Klik untuk perbesar

Ilustrasi

GEMINI AI

Bagikan artikel ini

Seusai Kasusnya Dilaporkan ke Polisi, Korban Mengaku Terluka di Hidung

GRESIK- Konflik yang disertai dugaan kekerasan yang melibatkan dua aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mendapat atensi Pemkab.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Gresik sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Instansi itu juga segera memanggil keduanya untuk dimintai klarifikasi. Sebab, perkara itu sudah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

”Kami baru mendapatkan laporannya pekan lalu dari BKN. Sebab, setahu kami, masalah tersebut sudah dimediasi di Dinas PU (DPUTR, Red). Sehingga tidak sampai ke kami,” kata Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Utomo kemarin.

Mantan Camat Gresik itu membenarkan bahwa salah satu ASN yang menjadi korban sempat mengajukan permohonan mutasi. ”Tapi tidak disertai latar belakang masalah. Sedangkan mutasi harus melalui berbagai pertimbangan,” katanya.

Agung berharap setelah pemanggilan itu kedua belah pihak bisa menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro menjelaskan bahwa perseteruan itu terjadi pada Mei 2024 lalu. ”Keduanya anak (buah, Red) saya. Saat itu juga, sebagai pimpinan, saya langsung ke rumahnya meminta maaf kepada keluarga (korban pelapor, Red),” ucapnya.

Bahkan, saat mediasi di internal DPUTR, kedua ASN itu sudah sepakat untuk saling berdamai. ”Saya juga kaget kok sekarang ramai lagi, padahal dulu sudah mediasi,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, kasus ini mencuat setelah salah satu ASN, DRA, 31, melapor ke Polres Gresik. Dia mengadu telah mengalami kekerasan fisik oleh terlapor SB, yang juga ASN di dinas tersebut pada 17 Mei 2024 silam. Berdasarkan laporannya, dia terlibat konflik dengan SB, lalu mengaku dilempar botol. Versi DRA, dia mengalami luka di hidung.

Baca Juga

Drainase Berhias Kasur hingga Perabot Rumah Tangga, Banjir Kota pun Sulit Reda

Meski sudah ada mediasi, dia merasa tidak mendapat keadilan. DRA lantas membawa kasus itu ke polisi. (yog/ris)

Most Read

1

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik
2

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik

Berita Terbaru

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Ratusan Paku Dicabut, Pohon-Pohon Bisa Bernapas Lagi

Gresik•25 November 2025
Dalam Sepekan,   5 Ribu Pengendara  di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Dalam Sepekan, 5 Ribu Pengendara di Jalanan Gresik Melanggar Aturan

Gresik•25 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001