BANDUNG BARAT – Upaya hilirisasi murid lulusan Sekolah Rakyat (SR) terus dilakukan pemerintah. Pintu untuk meneruskan ke pendidikan tinggi dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui penyediaan beasiswa.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf berharap, para lulusan SR dapat meneruskan ke perguruan tinggi sesuai dengan kapasitas dan bakat mereka. Karena itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan Kemendiktisaintek untuk memastikan para lulusan SR mendapat kesempatan yang sama.
“Kemendiktisaintek menyambut baik kerja sama ini,” paparnya usai mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Bandung Barat dalam Dialog Kesejahteraan Sosial bersama para orang tua siswa dan pilar-pilar sosial di Jawa Barat, Jumat sore (28/11).
Dalam upaya hilirisasi lulusan ini, Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah melakukan MoU dengan sejumlah universitas. Antara lain, Universitas Ary Ginanjar, sejumlah perguruan tinggi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Unesa, hingga Universitas Bisnis dan Logistik Internasional (Ulbi) milik PT Pos Indonesia.
Perguruan tinggi milik Kemenkes disebutnya menyediakan sekitar 600 beasiswa. Sedangkan Ulbi menyediakan 80-100 beasiswa untuk para lulusan SR nanti. “Ini semua dalam rangka menindaklanjuti proses pendidikan di Sekolah Rakyat. Nanti ada 2 jalur, mereka yang ingin memutuskan ke perguruan tinggi kita kawal. Begitu pula yang mungkin ingin menjadi pekerja terampil atau pengusaha, kita akan kawal juga,” paparnya.
Sebagai informasi, saat ini sudah 166 SR yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Ada 16 ribu siswa, lebih dari 3 ribu guru, dan 4 ribu tenaga kependidikan yang telah menjalani proses belajar mengajar di seluruh SR tersebut.
Mensos mengungkapkan, dari evaluasi sementara, secara umum kegiatan belajar mengajar sudah berjalan dengan baik. Meski ada pula catatan-catatan khusus. “Kekurangan-kekurangannya seperti sarana-prasarana, tapi terus coba kita atasi. Misalnya, kadang-kadang ada masalah air bersih, kadang ada masalah listrik, semuanya pelan-pelan sudah bisa kita atasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendiktisaintek Togar Mangihut Simatupang menyambut baik kerja sama ini. Pihaknya akan menyiapkan 2.600 beasiswa bagi para lulusan SR yang ingin melanjutkan pendidikan di bangku kuliah.
Kesempatan ini, kata dia, dibuka untuk semua perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Termasuk, 39 politeknik kesehatan di Indonesia. (mia/oni)



