Selalu Ada Yang Baru!
KETERBATASAN lahan bukan halangan untuk berkebun. Ruang sempit seperti balkon rumah pun bisa disulap jadi kebun mini yang rimbun dan produktif. Kuncinya penataan yang efisien, pemilihan tanaman yang tepat, serta pemahaman karakter tiap tanaman. Keinginan Dewi Mayasari untuk berkebun bermula dari masalah sederhana. Yakni, balkon rumahnya terlalu panas dan menyilaukan saat siang. Ruang kecil berukuran 3x6 meter yang awalnya hanya digunakan untuk menjemur itu akhirnya bertransformasi menjadi kebun mini yang rimbun. ’’Terlintas kenapa tidak berkebun sayuran yang mudah tumbuh dan dibutuhkan sehari-hari,’’ tutur kreator kebun yang kerap membagikan aktivitasnya lewat akun @dewimayasari0214 itu. Dewi mulai berkebun sekitar dua tahun lalu. Dengan memanfaatkan sudut balkon yang terbatas, dia berusaha menciptakan ruang hijau yang nyaman sekaligus produktif. Keterbatasan lahan justru mendorongnya lebih kreatif dalam penataan. Dia menata kebunnya berdasarkan jenis tanaman dan ukuran. ’’Saya menyediakan rak penyimpanan, menggantung pot di pagar balkon, dan menyusun sesuai kelompok,’’ jelasnya. Daun Bawang Tanaman Perdana Tanaman pertama yang dia tanam adalah daun bawang. Hingga kini pun masih menjadi tanaman wajib. Ada pula seledri yang selalu tersedia. ’’Kita perlu sedikit, tapi kalau stok di kulkas cepat kering. Jadi mending tanam sendiri, sewaktu butuh langsung ambil yang fresh,’’ ujar Dewi. Kini kebun mini itu berisi beragam tanaman sayur...