Loading...
Jumat Pon, 20 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Kementerian
Home
›Kementerian

Komitmen Kementerian Ekraf Promosikan Subsektor Musik ke Kancah Internasional

Editor-Kementerian
30 November 2025
RESMI: Dubes RI untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu membuka Festival Indofair 2025 di Suriname.
Klik untuk perbesar
Dok. Kemenekraf

RESMI: Dubes RI untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu membuka Festival Indofair 2025 di Suriname.

Kerja Nyata Kementerian Ekraf Dorong Musisi Daerah ke Pasar Global

PARAMARIBO - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memfasilitasi Ndarboy Genk dan Fauzi Haidi untuk tampil di Festival Indofair 2025 di Suriname. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mendukung para pelaku ekonomi kreatif jebolan AKTIF Musik untuk memanfaatkan peluang ini.

Keduanya merupakan hasil program unggulan Kementerian Ekraf, yaitu AKTIF (Akselerasi Kreatif) Musik yang disebut Menteri Ekraf Teuku Riefky untuk mendorong pertumbuhan kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

Ndarboy Genk yang merupakan nama panggung musisi Helarius Daru Indrajaya itu berkolaborasi dengan Fauzi Haidi, penyanyi tunanetra asal Jogjakarta, dalam video musik berjudul Wong Sepele yang didukung AKTIF Musik.

"Kami ingin memastikan seluruh program kerja untuk memajukan ekosistem musik Indonesia melibatkan berbagai pihak dan membuktikan bahwa talenta hasil program tersebut dapat dibukakan jalur distribusinya hingga ke mancanegara. Lewat program ini, kami ingin membuktikan bahwa inklusivitas dalam ekonomi kreatif bukan hanya slogan, tapi aksi nyata," ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky, Sabtu, 29 November 2025.

Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025. Kolaborasi antara Deputi Bidang Kreativitas Media c.q Direktorat Musik Kementerian Ekraf serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paramaribo dan Direktorat Amerika II Kementerian Luar Negeri turut menyukseskan acara.

Festival Indofair yang berlangsung selama 3 hari itu mencatatkan total 12 ribu pengunjung. Dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf Agustini Rahayu, acara juga dihadiri oleh 2 Menteri dan beberapa pejabat negara Suriname di Sana Budaya, Paramaribo, Suriname.

Baca Juga

Capek di Perjalanan, Pemudik Nataru Boleh Istirahat di Masjid dan Musala

Acara ini menandai komitmen kuat Indonesia dalam mempromosikan produk ekonomi kreatif, termasuk subsektor musik di kawasan Amerika Selatan dan Karibia.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Agustini Rahayu menyampaikan bahwa program AKTIF Musik hadir sebagai bentuk pendampingan kreatif dan fasilitasi produksi karya musik di daerah. “Program ini mempercepat dampak ekonomi dari karya lokal. Kami tidak hanya hadir di balik layar, tapi turut mendorong distribusi dan eksposurnya agar ekosistem musik lokal tumbuh secara berkelanjutan hingga kancah global,” kata Ayu, sapaan sehari-hari Agustini Rahayu.

Talk Show Bahas Peluang Bisnis

Pada Jumat, 28 November 2025, diselenggarakan pula Talk Show dengan tema Business Opportunities and Creative Economy in Indonesia yang menjadi platform penting untuk memperdalam kolaborasi ekonomi dan kreatif antara Indonesia dan Suriname. Forum ini dihadiri 40 importir dan distributor produk Indonesia serta para pelaku usaha Suriname sekaligus menyoroti peran strategis ekonomi kreatif, khususnya musik, dalam membuka peluang pasar, memperluas jejaring industri, serta memperkuat diplomasi budaya di negara dengan komunitas diaspora Indonesia yang kuat, termasuk Suriname.

Promosi produk musik pada Indofair 2025 bertujuan untuk memetakan dan mengamati ekosistem musik Indonesia di negara dengan komunitas diaspora yang kuat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi potensi pasar, peluang kolaborasi, dan strategi pengembangan ekspor produk musik Indonesia.

Pemanfaatan jaringan diaspora menjadi kunci untuk memperluas jangkauan industri musik nasional, meningkatkan daya saing global, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan devisa sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga

101.786 Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Lulus PPG

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti nyata upaya Kementerian Ekraf melalui AKTIF Musik yang memang dirancang untuk mendorong lahirnya karya-karya orisinal dari komunitas kreatif daerah untuk dapat juga bersaing di kancah global. Terpilihnya Suriname selain karena memiliki komunitas keturunan Jawa yang signifikan, dengan kedekatan historis dan emosional terhadap budaya Jawa, sehingga format dangdut koplo berbahasa Jawa dan Indonesia relevan secara kultural dan emosional, juga karena ekosistem industri kreatifnya yang tumbuh secara organik dan kolaboratif.

Direktur Musik Kementerian Ekraf Mohammad Amin menegaskan bahwa kehadiran NdarBoy Genk dan Fauzi di Indofair sudah diposisikan sebagai simbol energi dan kebanggaan musik Indonesia, yang menggabungkan budaya lokal, inklusivitas difabel, dan modernitas

Melalui program ini, Kementerian Ekraf mendorong semakin banyak IP (Intellectual Property) lokal yang inklusif untuk menembus pasar global dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan visi menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang Indonesia yang dimulai dari daerah dengan membuka ruang selebar-lebarnya bagi kolaborasi lintas komunitas dan keberagaman talenta.

Dari karya ini, Kementerian Ekraf juga memperkuat komitmen untuk membuka akses yang setara bagi penyandang disabilitas dalam ekosistem kreatif nasional.

Pada hari penutupan Indofair, Sabtu, 29 November 2025, tampil Ndarboy Genk dan Fauzi Haidi. Selain itu, Ndarboy Genk akan mengadakan sesi jumpa fans dan pentas bersama band lokal Suriname, Kasimex House Band, pada Minggu, 30 November 2025.

Baca Juga

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Ekraf Dunia 2026

Pejabat negara Suriname yang hadir antara lain Raymond Landveld (Minister of Transport, Communication, and Tourism), Stanley Soeropawiro (Minister of Land Forestry and Forest Management), Anie Sadie (DNA member), Bronto Somohardjo (DNA Member/ Menteri Dalam Negeri Suriname periode 2020-2024), Marciano Dasai (DNA Member/Minister Spacial Planning and Environment periode 2020-2025), pejabat senior dari berbagai kementerian di Suriname, Diplomatic Corps, Duta Besar RRC di Suriname, Duta Besar India di Suriname, dan perwakilan kedutaan besar lainnya, serta akademisi dan seniman Suriname. (*/oni)

Galeri Foto

SINERGI: Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025.
Klik untuk perbesar
Dok. Kemenekraf

SINERGI: Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025.

Bagikan artikel ini

Most Read

1

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian
2

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian

Berita Terbaru

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian•3 Desember 2025
Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian•2 Desember 2025
Home
›Kementerian
›Komitmen Kementerian Ekraf Promosikan Subsektor Musik ke Kancah Internasional
RESMI: Dubes RI untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu membuka Festival Indofair 2025 di Suriname.
Kementerian

Komitmen Kementerian Ekraf Promosikan Subsektor Musik ke Kancah Internasional

Editor-30 November 2025
Klik untuk perbesar

RESMI: Dubes RI untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu membuka Festival Indofair 2025 di Suriname.

Dok. Kemenekraf

Bagikan artikel ini

Kerja Nyata Kementerian Ekraf Dorong Musisi Daerah ke Pasar Global

PARAMARIBO - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memfasilitasi Ndarboy Genk dan Fauzi Haidi untuk tampil di Festival Indofair 2025 di Suriname. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mendukung para pelaku ekonomi kreatif jebolan AKTIF Musik untuk memanfaatkan peluang ini.

Keduanya merupakan hasil program unggulan Kementerian Ekraf, yaitu AKTIF (Akselerasi Kreatif) Musik yang disebut Menteri Ekraf Teuku Riefky untuk mendorong pertumbuhan kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

Ndarboy Genk yang merupakan nama panggung musisi Helarius Daru Indrajaya itu berkolaborasi dengan Fauzi Haidi, penyanyi tunanetra asal Jogjakarta, dalam video musik berjudul Wong Sepele yang didukung AKTIF Musik.

"Kami ingin memastikan seluruh program kerja untuk memajukan ekosistem musik Indonesia melibatkan berbagai pihak dan membuktikan bahwa talenta hasil program tersebut dapat dibukakan jalur distribusinya hingga ke mancanegara. Lewat program ini, kami ingin membuktikan bahwa inklusivitas dalam ekonomi kreatif bukan hanya slogan, tapi aksi nyata," ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky, Sabtu, 29 November 2025.

Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025. Kolaborasi antara Deputi Bidang Kreativitas Media c.q Direktorat Musik Kementerian Ekraf serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paramaribo dan Direktorat Amerika II Kementerian Luar Negeri turut menyukseskan acara.

Festival Indofair yang berlangsung selama 3 hari itu mencatatkan total 12 ribu pengunjung. Dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname dan Guyana Agus Priono bersama Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf Agustini Rahayu, acara juga dihadiri oleh 2 Menteri dan beberapa pejabat negara Suriname di Sana Budaya, Paramaribo, Suriname.

Baca Juga

Capek di Perjalanan, Pemudik Nataru Boleh Istirahat di Masjid dan Musala

Acara ini menandai komitmen kuat Indonesia dalam mempromosikan produk ekonomi kreatif, termasuk subsektor musik di kawasan Amerika Selatan dan Karibia.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Agustini Rahayu menyampaikan bahwa program AKTIF Musik hadir sebagai bentuk pendampingan kreatif dan fasilitasi produksi karya musik di daerah. “Program ini mempercepat dampak ekonomi dari karya lokal. Kami tidak hanya hadir di balik layar, tapi turut mendorong distribusi dan eksposurnya agar ekosistem musik lokal tumbuh secara berkelanjutan hingga kancah global,” kata Ayu, sapaan sehari-hari Agustini Rahayu.

Talk Show Bahas Peluang Bisnis

Pada Jumat, 28 November 2025, diselenggarakan pula Talk Show dengan tema Business Opportunities and Creative Economy in Indonesia yang menjadi platform penting untuk memperdalam kolaborasi ekonomi dan kreatif antara Indonesia dan Suriname. Forum ini dihadiri 40 importir dan distributor produk Indonesia serta para pelaku usaha Suriname sekaligus menyoroti peran strategis ekonomi kreatif, khususnya musik, dalam membuka peluang pasar, memperluas jejaring industri, serta memperkuat diplomasi budaya di negara dengan komunitas diaspora Indonesia yang kuat, termasuk Suriname.

Promosi produk musik pada Indofair 2025 bertujuan untuk memetakan dan mengamati ekosistem musik Indonesia di negara dengan komunitas diaspora yang kuat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi potensi pasar, peluang kolaborasi, dan strategi pengembangan ekspor produk musik Indonesia.

Pemanfaatan jaringan diaspora menjadi kunci untuk memperluas jangkauan industri musik nasional, meningkatkan daya saing global, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan devisa sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga

101.786 Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Lulus PPG

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti nyata upaya Kementerian Ekraf melalui AKTIF Musik yang memang dirancang untuk mendorong lahirnya karya-karya orisinal dari komunitas kreatif daerah untuk dapat juga bersaing di kancah global. Terpilihnya Suriname selain karena memiliki komunitas keturunan Jawa yang signifikan, dengan kedekatan historis dan emosional terhadap budaya Jawa, sehingga format dangdut koplo berbahasa Jawa dan Indonesia relevan secara kultural dan emosional, juga karena ekosistem industri kreatifnya yang tumbuh secara organik dan kolaboratif.

Direktur Musik Kementerian Ekraf Mohammad Amin menegaskan bahwa kehadiran NdarBoy Genk dan Fauzi di Indofair sudah diposisikan sebagai simbol energi dan kebanggaan musik Indonesia, yang menggabungkan budaya lokal, inklusivitas difabel, dan modernitas

Melalui program ini, Kementerian Ekraf mendorong semakin banyak IP (Intellectual Property) lokal yang inklusif untuk menembus pasar global dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan visi menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang Indonesia yang dimulai dari daerah dengan membuka ruang selebar-lebarnya bagi kolaborasi lintas komunitas dan keberagaman talenta.

Dari karya ini, Kementerian Ekraf juga memperkuat komitmen untuk membuka akses yang setara bagi penyandang disabilitas dalam ekosistem kreatif nasional.

Pada hari penutupan Indofair, Sabtu, 29 November 2025, tampil Ndarboy Genk dan Fauzi Haidi. Selain itu, Ndarboy Genk akan mengadakan sesi jumpa fans dan pentas bersama band lokal Suriname, Kasimex House Band, pada Minggu, 30 November 2025.

Baca Juga

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Ekraf Dunia 2026

Pejabat negara Suriname yang hadir antara lain Raymond Landveld (Minister of Transport, Communication, and Tourism), Stanley Soeropawiro (Minister of Land Forestry and Forest Management), Anie Sadie (DNA member), Bronto Somohardjo (DNA Member/ Menteri Dalam Negeri Suriname periode 2020-2024), Marciano Dasai (DNA Member/Minister Spacial Planning and Environment periode 2020-2025), pejabat senior dari berbagai kementerian di Suriname, Diplomatic Corps, Duta Besar RRC di Suriname, Duta Besar India di Suriname, dan perwakilan kedutaan besar lainnya, serta akademisi dan seniman Suriname. (*/oni)

Galeri Foto

SINERGI: Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025.
Klik untuk perbesar
Dok. Kemenekraf

SINERGI: Rangkaian acara Festival Indofair 2025 di Suriname berlangsung pada 27-29 November 2025.

Most Read

1

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian
2

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian

Berita Terbaru

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian Pertanian Alokasikan Anggaran Rp 1 Triliun untuk Peningkatan Produksi Kopi Nasional

Kementerian•3 Desember 2025
Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kemen-LH Periksa Perusahaan Tambang dan Sawit Terkait Bencana Sumatera

Kementerian•2 Desember 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001