JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily resmi menutup Program Pemantapan Pendidikan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-26 di Gedung Dwi Warna, Lemhannas, Jakarta, Selasa (2/12). Sebanyak 89 siswa dinyatakan lulus setelah mengikuti pendidikan selama 3,5 bulan. Di antaranya adalah empat putra dari Provinsi Maluku.
Mereka adalah Mayjen TNI Arnold Ritiaw (ex Gub Akmil TNI-AD), Brigjen Pol Hany Hidayat (Kepala BNNP Kepri), Syamsul Bachri Yusuf (Staf Khusus Menteri PU), dan Laksma Yosua Aipassa (Staf Khusus Kasal), yang masuk dalam 10 besar lulusan dengan nilai terbaik untuk diwawancara langsung oleh Gubernur Lemhannas RI.
Dalam pidatonya, Ace mengatakan bahwa selama proses pendidikan, peserta ditempa untuk memahami dinamika geopolitik dan kebangsaan. Peserta P3N juga dididik dengan materi pembelajaran untuk menjadi pemimpin strategis dan berintegritas serta memahami program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ada lima pesan dari Gubernur Lemhannas RI. Pertama, para alumni P3N 26 merupakan pemimpin strategis nasional, panutan, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kedua, pegang teguh integritas. ’’Ketiga, jadilah pemimpin visioner. Keempat, tingkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perkembangan kondisi sosial kemasyarakatan di lingkungan masing-masing. Terakhir, jadilah perekat persatuan," jelasnya.
Ace juga mengajak seluruh peserta P3N 26 berdoa bagi korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta di daerah-daerah lain. Ia mengapresiasi peserta P3N 26 yang telah berinisiatif mengumpulkan dan mengirimkan bantuan untuk korban bencana.
"Kami juga mengapresiasi peserta P3N 26 telah menyumbangkan pikiran monumentalnya melalui seminar nasional dengan tema Transformasi Sistem Pendidikan Nasional dalam Mewujudkan SDM Unggul. Hasil penilaian, semua telah dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Semoga semua lulusan dapat menjaga etika, norma, dan integritas alumni sebagai pemimpin nasional,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, P3N adalah pendidikan di Lemhannas dengan peserta dari unsur TNI/Polri, ASN, dan Non-ASN yang telah menduduki jabatan Eselon 1 dan Eselon 2 di Kementrian/Lembaga masing-masing. Selain P3N, pendidikan reguler lainnya yang digelar Lemhannas adalah Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) yang ditujukan untuk jabatan Eselon 2 dan Eselon 3.
Dalam penutupan pendidikan P3N Angkatan ke-26, Lemhannas menetapkan Irjen Pol Barito Mulyo (Staf Ahli Kepala BIN) sebagai lulusan terbaik P3N XXVI tahun 2025 dan Brigjen Pol M. Firman (Lemdiklat Polri) untuk karya tulis terbaik.(idr/oni)



