Loading...
Kamis Pahing, 19 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
Parenting
Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti

Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti

Parenting•26 November 2025

Most Read

1

Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti

Parenting
2

Agar Tak Merasa Tersisih, Anak Kandung dan Anak Angkat Harus Diperlakukan Adil

Parenting
3

Memelihara Hewan, Anak Belajar Empati dan Tanggung Jawab sejak Dini

Parenting
4

Jelang TKA, Orang Tua Ciptakan Ketenangan, Bukan Ketegangan

Parenting

Most Read

1

Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti

Parenting
2

Agar Tak Merasa Tersisih, Anak Kandung dan Anak Angkat Harus Diperlakukan Adil

Parenting
3

Memelihara Hewan, Anak Belajar Empati dan Tanggung Jawab sejak Dini

Parenting
4

Jelang TKA, Orang Tua Ciptakan Ketenangan, Bukan Ketegangan

Parenting
Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti
Salman Toyibi/Jawa Pos
Parenting

Terbiasa Menulis Halus, Motorik Terlatih, Anak Jadi Disiplin dan Teliti

PRESIDEN Prabowo Subianto menggulirkan wacana mengembalikan pelajaran menulis halus di sekolah dasar. Hal tersebut mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan. Keterampilan tersebut berperan penting dalam melatih motorik halus, fokus, hingga regulasi diri anak. Menulis halus maupun sambung adalah aktivitas kompleks yang menggabungkan gerakan motorik halus, kemampuan kognitif, dan pengendalian diri. ’’Saat menulis sambung, anak jadi terlatih untuk koordinasi antara gerakan tangan, fokus, dan memori pola huruf yang berkelanjutan,’’ ujar Sakinah Hasimiyah Al Hinduan MPsi Psikolog. Tumbuhkan Karakter Positif Latihan ini juga membantu meluweskan gerakan tangan sekaligus meningkatkan ketelitian. Selain itu, juga menumbuhkan karakter positif sejak dini. Anak belajar mengikuti pola huruf dan ritme tulisan yang stabil sehingga otomatis dituntut untuk sabar, teliti, dan konsisten. ’’Menulis sambung memiliki pola dan ritme yang harus diikuti. Dari situ anak belajar disiplin,’’ imbuh psikolog pendidikan itu. Manfaat terbesar dari menulis tegak bersambung pada penguatan motorik halus. Sakinah menerangkan bahwa saat menulis sambung, anak mengontrol otot jari untuk mengatur tekanan pensil, ukuran lengkungan, hingga ketebalan garis. ’’Ini latihan lengkap karena melibatkan jari, pergelangan, lengan, bahkan bahu untuk menjaga stabilitas,’’ ujarnya. Tingkatkan Koordinasi Mata-Tangan Dia juga menyoroti koordinasi antara mata dan tangan selama proses menulis. Anak harus memperhatikan ukuran huruf, jarak antarhuruf, hingga kemiringan tulisan. ’’Misalnya...

26 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001