Loading...
Minggu Kliwon, 22 Februari 2026
Jawa Pos

Selalu Ada Yang Baru!

Loading...
Home
OpiniGuru MenulisCAKJEPEJurnal Mahasiswa
Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera

Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera

CAKJEPE•2 Desember 2025

Update

Guru Menyalakan Cahaya, Orang Tua Murid Menjaganya

Guru Menyalakan Cahaya, Orang Tua Murid Menjaganya

Opini•27 November 2025
Buang Egosentrisme dari Venue Konser

Buang Egosentrisme dari Venue Konser

Opini•26 November 2025
Mereka yang Layak Disebut Guru

Mereka yang Layak Disebut Guru

Opini•26 November 2025
MUI Larang Pungutan Pajak Rumah Hunian

MUI Larang Pungutan Pajak Rumah Hunian

CAKJEPE•26 November 2025
Memuliakan Guru, Memajukan Bangsa

Memuliakan Guru, Memajukan Bangsa

Opini•25 November 2025

Most Read

1

Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera

CAKJEPE
2

Banjir Sumatera Bukan Bencana Nasional

CAKJEPE
3

Koreksi Hukuman Ira Puspadewi

CAKJEPE
4

Beras Ilegal Menyakiti Petani

CAKJEPE
5

Konflik Elite NU, Momen Introspeksi

Opini

Berita Lain

Guru sebagai Poros Perubahan

Guru sebagai Poros Perubahan

Opini•25 November 2025
Revisi UU Guru dan Dosen  Akhiri Kesenjangan

Revisi UU Guru dan Dosen Akhiri Kesenjangan

Opini•25 November 2025
Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

CAKJEPE•25 November 2025
Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

CAKJEPE•25 November 2025

Dinamika Petinggi PBNU

Opini-24 November 2025

Commits, Metrik Pengukuran Kampus Berdampak

Opini-24 November 2025

Indonesia Juara Dua Kasus TB

CAKJEPE-24 November 2025

Penambahan Kuota Haji

Opini-21 November 2025

Tanah Diblokir Pertamina, Warga Sulit Urus Tanah

CAKJEPE-21 November 2025

Guru di Era Digital

Opini-21 November 2025

Kamboja dan Ironi Perlindungan Pekerja Indonesia

Opini-20 November 2025

Redenominasi Rupiah

Opini-20 November 2025

Most Read

1

Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera

CAKJEPE
2

Banjir Sumatera Bukan Bencana Nasional

CAKJEPE
3

Koreksi Hukuman Ira Puspadewi

CAKJEPE
4

Beras Ilegal Menyakiti Petani

CAKJEPE
5

Konflik Elite NU, Momen Introspeksi

Opini
Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera
TIM DESAIN JAWA POS
CAKJEPE

Banjir Kecaman Karena Komentar Banjir Sumatera

Pejabat di negeri ini memang suka bikin gaduh. Terutama mereka yang jarang turun ke lapangan, dan hanya mendengar laporan dari bawahan. Termasuk pejabat di lingkup BNPB yang menyebut bencana di Sumatera hanya mencekam di media sosial. Padahal, infrastruktur di sana lumpuh total. Ribuan rumah warga hancur. Dan ratusan orang meninggal dunia. Setelah melihat fakta yang sesungguhnya, sang pejabat kemudian meralat ucapannya. Tapi telat. Ucapannya yang menyebut banjir Sumatera tak terlalu mencekam justru malah banjir kecaman. Dan seperti kebiasaan pejabat kita setelah melontarkan blunder pernyataan, dia langsung minta maaf. Ya, kebiasaan yang selalu mereka lakukan. Komentar duluan, minta maaf belakangan….

2 Desember 2025

Update

Guru Menyalakan Cahaya, Orang Tua Murid Menjaganya
Agung Kurniawan/AI/Jawa Pos
Opini

Guru Menyalakan Cahaya, Orang Tua Murid Menjaganya

’’Guru yang merasa dihargai orang tua murid cenderung menunjukkan performa pengajaran lebih baik dan lebih sabar menghadapi perbedaan karakter murid.’’ SETIAP 25 November, kita merayakan Hari Guru. Perayaan itu sesungguhnya bukan hanya tentang guru, melainkan hubungan mendalam antara guru, orang tua, dan masa depan generasi kita. Di ruang kelas, guru membangun fondasi. Di rumah, orang tua menumbuhkan fondasi itu agar tidak retak. Sayang, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan itu sering tampak renggang. Guru digugat karena nilai rapor yang dianggap tidak memuaskan. Orang tua dipersalahkan karena anak tidak disiplin. Sekolah dan rumah berjalan seakan dua dunia yang tidak pernah saling menyapa. Padahal, tanpa sinergi keduanya, pendidikan mudah limbung seperti perahu yang hanya dikayuh dari satu sisi. Di era teknologi, kesenjangan itu terasa semakin mencolok. Guru dituntut menyesuaikan diri dengan kurikulum baru dan kecerdasan buatan, sementara orang tua bergulat dengan kesibukan kerja dan tekanan ekonomi. Di antara semua itu, anak-anak berada di titik tengah, berusaha memahami dunia yang berubah lebih cepat daripada kemampuan mereka bertanya. Kerja Kolektif Dalam perjalanan panjang sebagai pendidik, saya sering bertemu kisah yang mengingatkan bahwa pendidikan adalah kerja kolektif. Beberapa waktu lalu, di sebuah sekolah dasar, saya bertemu dengan seorang guru kelas satu yang bercerita tentang seorang murid...

27 November 2025
Buang Egosentrisme dari Venue Konser
DEDHIE RIHADI/AI/JAWA POS
Opini

Buang Egosentrisme dari Venue Konser

VENUE gigs atau konser adalah tempat melepas penat sekaligus rindu kepada idola. Tapi, terkadang ada beberapa orang yang datang dengan gagasan berbeda. Masalahnya, keinginan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum. Salah satu kasus yang belum selesai adalah insiden pengeroyokan personel band hardcore di Kota Batu. Kejadian tersebut menimpa vokalis band Hustle Irmanda Putra, 22, dan gitaris One Regi Febriansyah, 22. Peristiwa itu berlangsung pada Minggu (16/11) di sebuah hotel Jalan Dewi Sartika Atas, Kota Batu. Motifnya, diduga salah satu pelaku tersinggung karena tersenggol atau tertendang korban di area mosh pit. Diduga, pelaku dalam pengaruh alkohol saat kejadian. Sebelas orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Batu. Lima di antara mereka telah ditahan. Sisanya masuk DPO (daftar pencarian orang). Letupan kekacauan di sebuah konser kerap berawal dari satu celah yang biasanya bisa diantisipasi sejak awal. Misalnya, skrining penonton yang tidak ketat. Lolosnya barang-barang yang mengandung alkohol atau narkoba juga berpotensi memicu insiden karena tindakan di luar kesadaran. Salah satunya adalah moshing dengan gerakan-gerakan yang menarget orang lain. Baik itu memukul maupun menendang dengan sengaja bagian tubuh tertentu. Atau, penonton yang terjatuh malah diinjak, bukan dibantu untuk berdiri. Di skena hardcore atau punk ada slogan we hit the air, not the people saat moshing...

26 November 2025
Mereka yang Layak Disebut Guru
Agung Kurniawan/AI/Jawa Pos
Opini

Mereka yang Layak Disebut Guru

’’Guru mengajarkan bukan hanya matematika, melainkan kejujuran saat ujian. Bukan hanya sejarah, melainkan empati pada penderitaan masa lalu...’’ SETIAP 25 November, kita menyisihkan waktu dari hiruk-pikuk masalah ekonomi dan politik untuk menghormati profesi yang kerap disebut paling mulia, tetapi sering pula terabaikan: guru. Media sosial dipenuhi ucapan terima kasih. Lagu Hymne Guru bergema di upacara sekolah. Namun, di balik seremoni itu, ada pertanyaan mendasar yang menggelitik: Siapakah yang layak disebut ’’guru’’ di era sekarang? Apakah guru hanya mereka yang berdiri di depan kelas, memindahkan isi buku ke papan tulis? Atau sekadar status administratif yang penuh tuntutan pada pemerintah? Saya rasa tidak. Secara filosofis, guru bukan sekadar pengajar, melainkan panggilan peradaban. Dalam bahasa Sanskerta, guru berarti penghancur kegelapan –bukan hanya ketidaktahuan fakta seperti satu tambah satu sama dengan dua, melainkan kegelapan yang lebih dalam: kebodohan sistemik, ketidakmampuan bernalar, dan kegagalan membedakan benar-salah, adil-zalim. Guru adalah penerang jiwa. Dalam sistem pendidikan, guru di jenjang SD hingga dosen di perguruan tinggi memiliki mandat yang sama: memanusiakan manusia. Guru SD membangun fondasi dasar seperti membaca dan berhitung. Sementara dosen mengasah pikiran kritis, logika, dan etika. Keduanya adalah arsitek peradaban, bukan sekadar penyampai informasi. Sayang, banyak yang terjebak dalam persepsi sempit bahwa guru hanya mendidik...

26 November 2025
MUI Larang Pungutan Pajak Rumah Hunian
Tim Desain Jawa Pos
CAKJEPE

MUI Larang Pungutan Pajak Rumah Hunian

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa Pajak Berkeadilan. Fatwa ini dikeluarkan menyikapi polemik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikenakan terhadap rumah hunian. Fatwa itu menyebut bahwa rumah hunian dan bukan komersial, tidak boleh dikenai pajak berulang seperti PBB. Masyarakat yang selama ini merasa terbebani dengan pembayaran PBB, merespons positif keluarnya fatwa tersebut. Sebab, jangankan dihuni. Wong rumah kosong dan tak berpenghuni saja tetap dipajaki. Jadi, fatwa ini memang harusnya dipatuhi. Bukan nantinya minta direvisi, dan ujung-ujungnya PBB malah dinaikkan lagi…

26 November 2025
Memuliakan Guru, Memajukan Bangsa
Opini

Memuliakan Guru, Memajukan Bangsa

Ketika diberi amanah oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hal pertama yang dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti adalah ”belanja masalah”. Sejak awal, Presiden menginstruksikan untuk turun langsung ke lapangan, melihat kondisi satuan pendidikan dan proses pembelajaran, serta mendengar aspirasi dari semua pemangku kepentingan di dunia pendidikan, terutama para guru. Sebab, guru adalah ujung tombak dan aktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan seksama, berbagai ”masalah” kami inventarisasi, sehingga kami tiba pada satu titik: guru, sang ujung tombak pendidikan, memikul beban berat sendirian. Pertama, guru terlalu banyak mengisi laporan administratif, mengisi data, sehingga waktu untuk mendampingi murid berkurang, bahkan terbatas. Kedua, adanya kesenjangan kompetensi guru dan terbatasnya akses untuk meningkatkan kualifikasi. Saat ini masih banyak guru yang belum sarjana, terutama di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Padahal, kualifikasi guru S-1/D-4 telah diamanatkan sangat jelas dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Ketiga, tantangan pemerataan guru berkualitas. Guru berkualitas banyak ditemukan di satuan pendidikan tertentu atau hanya menumpuk di kota besar. Keempat, kesejahteraan guru yang selalu menjadi pekerjaan rumah bersama. Masih banyak guru non-ASN yang belum mendapatkan penghasilan ideal. Kelima, terbatasnya guru BK (Bimbingan Konseling) dan minimnya...

25 November 2025

Berita Lain

Guru sebagai Poros Perubahan

Opini-25 November 2025

Revisi UU Guru dan Dosen Akhiri Kesenjangan

Opini-25 November 2025

Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

CAKJEPE-25 November 2025

Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru

CAKJEPE-25 November 2025

Dinamika Petinggi PBNU

Opini-24 November 2025

Commits, Metrik Pengukuran Kampus Berdampak

Opini-24 November 2025

Indonesia Juara Dua Kasus TB

CAKJEPE-24 November 2025

Penambahan Kuota Haji

Opini-21 November 2025

Tanah Diblokir Pertamina, Warga Sulit Urus Tanah

CAKJEPE-21 November 2025

Guru di Era Digital

Opini-21 November 2025

Kamboja dan Ironi Perlindungan Pekerja Indonesia

Opini-20 November 2025

Redenominasi Rupiah

Opini-20 November 2025

KORAN JAWA POS

Instagram

  • @koran.jawapos
  • @jawapos.foto
  • @jawapossport

YouTube

  • @jawaposnews

TikTok

  • @koranjawapos

Email Redaksi

  • editor@jawapos.co.id

Berlangganan Koran

Hubungi WhatsApp:

+628113475001

© 2026 Koran Online. All rights reserved.

KORAN JAWA POS
Instagram:@koran.jawapos@jawapos.foto@jawapossport
Twitter:@koran_jawapos
YouTube:@jawaposnewsTikTok:@koranjawapos
Email Redaksi:editor@jawapos.co.id
Berlangganan Koran Hubungi WA:+628113475001